Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan perhatian serius terhadap potensi dampak yang dibawa oleh fenomena El Nino yang diperkirakan akan semakin intens, dijuluki ‘Godzilla El Nino‘. Beliau menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan serangkaian langkah mitigasi dan adaptasi untuk menghadapi tantangan ini, terutama yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat.
Dalam keterangan persnya pada Selasa, 23 Januari 2024, AHY menyoroti bahwa fokus utama penanganan adalah pada sektor-sektor yang paling rentan terdampak oleh perubahan iklim ekstrem. “Kita harus siap menghadapi dampak El Nino yang kali ini diprediksi sangat kuat, bahkan disebut sebagai ‘Godzilla El Nino’,” ujar AHY di Kantor Kemenko PMK, Jakarta.
AHY memaparkan bahwa strategi yang akan dijalankan pemerintah mencakup beberapa pilar utama. Pertama, adalah penguatan sistem peringatan dini untuk bencana hidrometeorologi. Pemerintah akan terus meningkatkan kapasitas pemantauan dan analisis cuaca untuk memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu kepada masyarakat dan pemangku kepentingan terkait. Hal ini penting agar langkah antisipasi dapat segera diambil untuk meminimalkan kerugian.
Kedua, fokus akan diberikan pada ketersediaan dan stabilitas pasokan pangan nasional. Mengingat El Nino dapat menyebabkan kekeringan berkepanjangan di beberapa wilayah, pemerintah akan mendorong diversifikasi tanaman pangan yang lebih tahan terhadap kondisi kering serta mengoptimalkan sistem irigasi. Selain itu, upaya menjaga stok pangan melalui program-program bantuan sosial dan stabilisasi harga juga menjadi prioritas.
“Kita tidak hanya fokus pada pencegahan, tetapi juga pada bagaimana kita bisa beradaptasi. Adaptasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pertanian, sumber daya air, hingga kesehatan masyarakat,” jelas AHY. Ia menambahkan bahwa koordinasi antar kementerian/lembaga akan terus diperkuat untuk memastikan program-program berjalan efektif dan sinergis.
Lebih lanjut, AHY menekankan pentingnya kesiapsiagaan di sektor kesehatan. Gelombang panas dan perubahan pola cuaca dapat memicu peningkatan kasus penyakit tertentu, seperti penyakit pernapasan dan penyakit yang ditularkan melalui vektor. Oleh karena itu, sistem pelayanan kesehatan akan ditingkatkan kapasitasnya, dan kampanye kesadaran publik mengenai pencegahan penyakit terkait cuaca ekstrem akan digencarkan.
Menko PMK juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam upaya mitigasi dan adaptasi ini. Partisipasi aktif masyarakat, mulai dari menghemat penggunaan air hingga menerapkan praktik pertanian yang ramah lingkungan, sangat krusial dalam menghadapi tantangan ‘Godzilla El Nino’ ini.
