Tuesday, 28 July 2026
BREAKING
EKONOMI

Elon Musk Prediksi Kebangkrutan AS, Utang Negara Capai Rp 713.684 Triliun

Oleh Yohanes July 28, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Pendiri Tesla dan SpaceX, Elon Musk, kembali menyampaikan pandangannya yang mengkhawatirkan mengenai kondisi ekonomi Amerika Serikat. Ia secara tegas memprediksi bahwa AS 1.000% akan mengalami kebangkrutan, seiring dengan lonjakan utang negara yang kini dilaporkan telah mencapai angka fantastis Rp 713.684 triliun.

Peringatan keras ini disampaikan oleh Musk melalui akun media sosialnya, X (sebelumnya Twitter). Ia menyoroti tingkat utang yang terus membengkak sebagai faktor utama yang mendorong AS menuju jurang kebangkrutan. Angka utang yang sangat besar ini menjadi sorotan tajam Musk, yang sebelumnya juga telah berulang kali menyuarakan keprihatinannya terhadap pengelolaan fiskal di negara adidaya tersebut.

Lebih lanjut, Musk mengaitkan potensi kebangkrutan AS dengan kebijakan fiskal yang ia anggap tidak berkelanjutan. Dalam cuitannya, ia secara spesifik merujuk pada defisit anggaran tahunan yang terus menerus terjadi. “Defisit anggaran tahunan saja sudah mengerikan,” tulis Musk, yang menunjukkan bahwa bukan hanya total utang, tetapi juga arus pengeluaran yang melebihi pemasukan negara secara konsisten menjadi masalah serius.

Musk juga menambahkan bahwa jika tren defisit ini terus berlanjut, maka AS akan menghadapi konsekuensi yang sangat berat. Ia memperkirakan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, defisit anggaran tahunan akan mencapai angka yang menakutkan, yaitu sekitar 8 triliun dolar AS. Angka ini setara dengan sekitar Rp 125.800 triliun (dengan asumsi kurs Rp 15.725 per dolar AS), sebuah jumlah yang sangat besar dan mengkhawatirkan bagi stabilitas ekonomi suatu negara.

Dalam konteks yang lebih luas, prediksi Musk ini muncul di tengah kekhawatiran global mengenai inflasi dan perlambatan ekonomi. Tingkat utang Amerika Serikat yang terus meningkat menjadi salah satu isu utama yang dibahas oleh para ekonom dan pembuat kebijakan di seluruh dunia. Kekhawatiran ini semakin diperkuat oleh pernyataan seorang analis dari Morgan Stanley yang juga sempat viral. Analis tersebut memprediksi bahwa Amerika Serikat akan menghadapi krisis keuangan dalam kurun waktu 10 tahun ke depan, sebuah pandangan yang sejalan dengan kekhawatiran yang diungkapkan oleh Elon Musk.

Bagikan: Facebook X WhatsApp