Monday, 27 July 2026
BREAKING
BERITA

Iran Kecam Serangan Ukraina Tewaskan Pelaut, Araghchi: Tak Bisa Dibiarkan

Oleh Emanuel July 27, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, pada Minggu (26/7) melontarkan kecaman keras terhadap serangan yang dilakukan Ukraina terhadap sebuah kapal dagang Iran. Insiden tragis tersebut, yang merenggut nyawa seorang pelaut Iran, dinilai Araghchi sebagai tindakan yang “tidak dapat dibiarkan begitu saja.” Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan terkait keamanan maritim di kawasan tersebut.

Araghchi menegaskan bahwa pemerintah Iran tidak akan tinggal diam menyikapi kejadian tersebut. Ia menekankan bahwa serangan terhadap kapal dagang sipil yang sedang menjalankan aktivitas pelayarannya adalah pelanggaran serius terhadap hukum internasional. “Kami tidak akan membiarkan serangan seperti ini berlalu tanpa konsekuensi,” ujar Araghchi, menggarisbawahi keseriusan Iran dalam menjaga keselamatan pelaut dan aset maritimnya.

Lebih lanjut, Menteri Luar Negeri Iran mengindikasikan bahwa pihaknya sedang melakukan investigasi mendalam untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait serangan tersebut. Iran juga berencana untuk mengambil langkah-langkah diplomatik dan hukum yang diperlukan untuk memastikan pelaku serangan dimintai pertanggungjawaban. “Kami akan menuntut keadilan bagi korban dan keluarganya,” tegas Araghchi.

Duta Besar Iran untuk Ukraina, yang namanya tidak disebutkan dalam sumber asli, juga dilaporkan telah menyampaikan protes resmi kepada pemerintah Ukraina. Melalui saluran diplomatik, Iran mendesak agar Ukraina segera melakukan penyelidikan menyeluruh dan memberikan penjelasan resmi mengenai insiden mematukan ini. Penekanan diberikan pada pentingnya perlindungan terhadap kapal-kapal dagang yang beroperasi di wilayah yang berpotensi rawan konflik.

Selain itu, Araghchi juga menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada keluarga pelaut yang meninggal dunia akibat serangan tersebut. Ia berjanji bahwa pemerintah Iran akan memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban. Pernyataan ini menunjukkan komitmen Iran untuk tidak hanya merespons serangan secara diplomatik dan hukum, tetapi juga memberikan perhatian pada aspek kemanusiaan bagi para warganya yang menjadi korban.

Situasi keamanan maritim, khususnya di wilayah yang berdekatan dengan zona konflik, memang menjadi perhatian utama bagi banyak negara. Serangan terhadap kapal dagang sipil menimbulkan kekhawatiran global mengenai kebebasan navigasi dan keselamatan pelayaran internasional. Iran, sebagai negara dengan garis pantai yang panjang dan aktivitas maritim yang signifikan, sangat rentan terhadap ancaman semacam ini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp