Sunday, 26 July 2026
BREAKING
EKONOMI

Goldman Sachs Prediksi Harga Minyak Bisa Meroket ke USD 145 per Barel Akibat Gangguan Logistik Vital

Oleh Yohanes July 26, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Harga minyak dunia berpotensi melonjak drastis hingga mencapai USD 145 per barel. Prediksi ini datang dari Goldman Sachs, menyusul dua peristiwa gangguan logistik masif yang terjadi secara bersamaan di dua jalur pelayaran krusial bagi pasokan minyak global.

Peristiwa yang memicu kekhawatiran ini terjadi pada hari yang sama dan melibatkan jalur pelayaran yang sangat vital untuk pergerakan minyak dunia. Gangguan semacam ini, menurut Goldman Sachs, memiliki potensi besar untuk mengguncang stabilitas pasokan minyak global dan mendorong kenaikan harga yang signifikan.

Dalam analisisnya, Goldman Sachs menyoroti dampak langsung dari terganggunya dua jalur pelayaran utama tersebut. Keterlambatan atau penghentian aliran minyak melalui rute-rute strategis ini dapat memicu kekhawatiran pasar akan kelangkaan pasokan, yang pada gilirannya akan mendorong harga minyak ke level yang lebih tinggi.

Perbankan investasi global tersebut secara spesifik menyebutkan skenario terburuk di mana harga minyak mentah bisa menembus angka USD 145 per barel. Angka ini merupakan kenaikan substansial dari harga saat ini dan mengindikasikan tingkat kekhawatiran yang serius dari Goldman Sachs terhadap potensi volatilitas pasar energi.

Meskipun tidak merinci nama jalur pelayaran yang terganggu, konteks ‘jalur pelayaran vital minyak dunia’ mengacu pada rute-rute yang memiliki peran sentral dalam mendistribusikan minyak mentah dan produk olahannya ke pasar global. Gangguan pada salah satu atau kedua jalur ini akan berdampak luas pada ketersediaan minyak di berbagai negara.

Reaksi cepat Goldman Sachs dalam mengeluarkan prediksi ini menunjukkan betapa seriusnya mereka memandang potensi krisis pasokan yang dapat ditimbulkan oleh insiden logistik tersebut. Pasar energi global kini menanti perkembangan lebih lanjut mengenai resolusi gangguan ini dan dampaknya terhadap prospek harga minyak dalam jangka pendek hingga menengah.

Bagikan: Facebook X WhatsApp