Saturday, 25 July 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Jantung Berdebar Saat Olahraga? Waspadai Potensi Aritmia

Oleh Muzairi M July 25, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Jantung berdebar saat beraktivitas fisik seperti berlari, nge-gym, atau mengikuti kompetisi HYROX, bukanlah hal yang selalu bisa diabaikan. Dalam beberapa kasus, sensasi ini bisa menjadi indikasi adanya aritmia atau gangguan irama jantung yang memerlukan perhatian medis.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Feryanto, Sp.JP(K), FAsCC, mengungkapkan bahwa jantung berdebar yang dirasakan saat berolahraga bisa menjadi sinyal adanya masalah. Ia menjelaskan, “Kalau kita olahraga, wajar jantung berdebar kencang karena kebutuhan oksigen ke otot meningkat. Namun, jika berdebar yang dirasakan bukan karena terengah-engah, melainkan seperti ada yang jungkir balik atau terhenti sebentar, itu perlu diwaspadai.”

Kondisi ini dapat mengarah pada aritmia, yaitu gangguan pada irama jantung yang bisa menyebabkan detak jantung terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur. Menurut dr. Feryanto, ada beberapa jenis aritmia yang umum ditemui, salah satunya adalah Atrial Fibrilasi (AF). Ia menambahkan, “AF merupakan jenis aritmia yang paling sering terjadi dan bisa meningkatkan risiko stroke hingga lima kali lipat.”

Lebih lanjut, dr. Feryanto memaparkan bahwa faktor risiko utama aritmia meliputi usia, riwayat penyakit jantung, hipertensi, diabetes, obesitas, penyakit tiroid, hingga konsumsi alkohol berlebih. Ia menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin, terutama bagi individu yang memiliki faktor risiko tersebut.

“Kalau sudah ada keluhan seperti jantung berdebar yang tidak wajar, sebaiknya periksakan ke dokter spesialis jantung. Jangan sampai terlambat,” ujar dr. Feryanto. Deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat mencegah komplikasi serius, termasuk stroke, yang menjadi ancaman utama bagi penderita aritmia seperti Atrial Fibrilasi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp