Friday, 24 July 2026
BREAKING
DUNIA

Presiden Afsel Menangkan Penundaan Sementara Sidang Pemakzulan Kasus “Farmgate”

Oleh Rini Widiyarti July 24, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, berhasil meraih kemenangan sementara dalam upayanya untuk menunda penyelidikan pemakzulan terkait skandal “Farmgate”. Keputusan ini memberikan jeda bagi Ramaphosa dari proses yang mengancam jabatannya, menyusul penemuan adanya pencurian uang tunai dalam jumlah besar dari peternakannya pada tahun 2020.

Mahkamah Konstitusi telah mengabulkan permintaan Ramaphosa untuk menangguhkan sementara penyelidikan yang dilakukan oleh komite parlemen. Penundaan ini berlaku hingga pengadilan memutuskan nasib gugatan hukum yang diajukan oleh Ramaphosa terhadap laporan Panel Independen yang merekomendasikan penyelidikan lebih lanjut.

Kasus “Farmgate” bermula dari laporan oleh Panel Independen yang menemukan adanya dugaan pelanggaran serius terhadap konstitusi dan undang-undang oleh Presiden Ramaphosa. Laporan tersebut, yang dirilis pada November 2022, merinci temuan mengenai pencurian mata uang asing senilai setidaknya $580.000 dari peternakan pribadi Ramaphosa di Limpopo pada Februari 2020. Uang tersebut diduga tidak dilaporkan kepada pihak berwenang.

Ramaphosa telah membantah melakukan kesalahan dan berargumen bahwa laporan Panel Independen cacat secara hukum. Ia mengajukan gugatan hukum ke Mahkamah Konstitusi untuk membatalkan temuan panel tersebut. Penundaan penyelidikan parlemen ini memberikan kesempatan bagi proses hukum Ramaphosa untuk diselesaikan terlebih dahulu.

Keputusan Mahkamah Konstitusi ini disambut dengan beragam reaksi. Para pendukung Ramaphosa melihatnya sebagai langkah yang diperlukan untuk memastikan proses yang adil, sementara para kritikus menyuarakan kekhawatiran bahwa penundaan ini dapat memperlambat akuntabilitas dan memberikan celah bagi presiden untuk menghindari pengawasan.

Meskipun penyelidikan parlemen ditunda, Ramaphosa tetap menghadapi tekanan publik dan politik yang signifikan terkait skandal ini. Masa depan kepemimpinannya kini sangat bergantung pada hasil gugatan hukum yang sedang berjalan dan keputusan Mahkamah Konstitusi di kemudian hari.

Bagikan: Facebook X WhatsApp