Friday, 24 July 2026
BREAKING
BERITA

Transjakarta Rp3.500 Akan Berubah? Wakil Gubernur Ungkap Fakta

Oleh Emanuel July 24, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Wacana mengenai kemungkinan perubahan tarif Transjakarta yang telah lama stagnan di angka Rp3.500 menjadi sorotan publik. Setelah hampir dua dekade tarif tersebut tidak mengalami penyesuaian, muncul pertanyaan tentang masa depan pembiayaan salah satu moda transportasi andalan ibukota ini. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, angkat bicara mengenai isu yang berkembang di masyarakat.

Rano Karno menegaskan bahwa hingga saat ini, belum ada keputusan final terkait kenaikan tarif Transjakarta. Ia menjelaskan bahwa pemerintah provinsi masih terus melakukan kajian mendalam mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan operasional dan pendanaan Transjakarta. “Kita masih kaji, belum ada keputusan,” ujar Rano Karno di Balai Kota, Jakarta Pusat, pada Rabu (12/06/2024).

Lebih lanjut, Rano Karno merinci bahwa kajian tersebut mencakup analisis terhadap beban operasional, subsidi yang diberikan pemerintah, serta dampak potensial terhadap daya beli masyarakat. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil akan memberikan keseimbangan antara keberlanjutan layanan Transjakarta dan keterjangkauan bagi seluruh lapisan masyarakat. “Kita juga lihat dari sisi anggaran, subsidi kita berapa, masyarakat mampu bayar berapa. Jangan sampai nanti memberatkan masyarakat,” tambahnya.

Saat ini, tarif Transjakarta sebesar Rp3.500 per perjalanan telah berlaku sejak lama dan menjadi salah satu tarif transportasi publik yang paling terjangkau di Jakarta. Angka ini telah menjadi patokan bagi banyak pengguna setia Transjakarta selama bertahun-tahun. Namun, seiring dengan kenaikan biaya operasional, inflasi, dan kebutuhan pemeliharaan armada, wacana penyesuaian tarif ini menjadi topik diskusi yang relevan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan Transjakarta, termasuk dalam hal kenyamanan, keamanan, dan cakupan rute. Keputusan mengenai tarif baru, jika memang akan diambil, dipastikan akan melalui proses kajian yang matang dan mempertimbangkan berbagai masukan dari pemangku kepentingan, termasuk masyarakat. “Semua harus dikaji dengan matang agar tidak ada yang dirugikan,” tutup Rano Karno.

Bagikan: Facebook X WhatsApp