Thursday, 23 July 2026
BREAKING
DUNIA

Suhu Ekstrem Ganggu Kehidupan Unta di Afrika, Hewan Gurun Mulai Tertekan

Oleh Rini Widiyarti July 23, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Kenaikan suhu ekstrem yang melanda Afrika mulai berdampak serius pada unta, hewan yang dikenal tangguh dan dijuluki ‘kapal gurun’. Para peternak dan pakar kini menyuarakan keprihatinan mereka mengenai kondisi unta yang semakin tertekan akibat cuaca panas yang tidak biasa.

Fenomena ini terungkap melalui laporan BBC yang mewawancarai para peternak dan ahli di lapangan. Mereka menyaksikan langsung bagaimana unta, yang secara alami beradaptasi dengan lingkungan panas, kini kesulitan menghadapi peningkatan suhu yang semakin parah.

Salah seorang peternak, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan keprihatinannya. “Kami melihat unta-unta kami menjadi lebih lesu dan kurang nafsu makan,” ujarnya. “Mereka sering mencari tempat teduh yang lebih dalam dari biasanya, bahkan di waktu-waktu yang dulu masih bisa mereka tahan.”

Peningkatan suhu ini tidak hanya mempengaruhi kenyamanan unta, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan dan produktivitas mereka. Unta, meskipun memiliki kemampuan luar biasa untuk bertahan hidup di kondisi kering dan panas, memiliki batas toleransi terhadap suhu ekstrem yang terus-menerus.

Pakar zoologi, Dr. Aminata Diallo, menjelaskan bahwa kenaikan suhu global merupakan ancaman nyata bagi berbagai spesies, termasuk unta. “Unta memiliki mekanisme fisiologis yang canggih untuk mengatur suhu tubuhnya, namun ketika suhu lingkungan melampaui ambang batas tertentu secara berkelanjutan, sistem ini bisa kewalahan,” kata Dr. Diallo. Ia menambahkan bahwa dehidrasi menjadi risiko utama, serta stres panas yang dapat menurunkan daya tahan tubuh unta terhadap penyakit.

Dampak dari kesulitan yang dialami unta ini bisa merambat ke sektor peternakan dan ekonomi masyarakat yang bergantung pada hewan tersebut. Unta memegang peranan penting dalam transportasi, sumber susu, daging, dan bahkan sebagai simbol budaya di banyak komunitas di Afrika. Jika populasi unta terpengaruh secara signifikan oleh perubahan iklim, konsekuensinya bisa sangat luas.

Para ahli menyerukan agar isu ini mendapat perhatian lebih serius. Upaya adaptasi, seperti menyediakan sumber air yang lebih memadai dan area peneduh yang lebih baik di peternakan, perlu dipertimbangkan. Selain itu, penelitian lebih lanjut mengenai dampak spesifik perubahan iklim terhadap populasi unta di berbagai wilayah Afrika juga sangat dibutuhkan untuk merumuskan strategi penanggulangan yang efektif.

Bagikan: Facebook X WhatsApp