Tim Nasional Indonesia menatap Piala AFF 2026 dengan ambisi kuat untuk mengakhiri puasa gelar yang telah berlangsung selama tiga dekade. Kejuaraan sepak bola terbesar di Asia Tenggara ini menjadi panggung yang dinanti-nantikan oleh skuad Garuda untuk akhirnya meraih trofi prestisius tersebut.
Perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF selalu diwarnai harapan besar dari publik. Namun, hingga kini, gelar juara masih menjadi mimpi yang belum terwujud. Prestasi terbaik yang pernah diraih adalah menjadi runner-up sebanyak enam kali, terakhir pada edisi 2016 dan 2020. Kondisi ini tentu menjadi motivasi tersendiri bagi para pemain untuk berjuang lebih keras di turnamen mendatang.
Asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto, menyatakan optimisme timnya dalam menghadapi kompetisi yang akan datang. “Kita punya peluang, kita harus optimistis,” ujar Nova Arianto dalam sebuah kesempatan. Pernyataan ini mencerminkan keyakinan bahwa skuad yang ada saat ini memiliki kualitas dan potensi untuk bersaing di level tertinggi regional.
Nova Arianto juga menekankan pentingnya persiapan yang matang untuk menghadapi Piala AFF 2026. Ia menyebutkan bahwa tim pelatih terus memantau perkembangan pemain, baik yang bermain di Liga 1 Indonesia maupun yang berkarier di luar negeri. Fokus utama adalah membangun tim yang solid dan memiliki kedalaman skuad yang memadai.
Lebih lanjut, Nova mengungkapkan bahwa proses seleksi pemain akan terus berjalan. “Untuk pemain yang ada di luar negeri, kita tetap memantau. Kalau ada kesempatan, kita panggil,” jelasnya. Hal ini menunjukkan bahwa PSSI dan jajaran pelatih terbuka untuk merekrut talenta terbaik demi kekuatan Timnas Indonesia.
Harapan besar kini tertuju pada Timnas Indonesia untuk dapat menjawab ekspektasi publik dengan meraih gelar juara Piala AFF 2026. Mengakhiri penantian panjang selama 30 tahun akan menjadi catatan sejarah tersendiri bagi sepak bola Indonesia.
