Wednesday, 22 July 2026
BREAKING
OLAHRAGA

Kontroversi Gol Torres di Final Piala Dunia 2026: Simeone Muda Jadi Sasaran Kritik Publik Argentina

Oleh Emanuel July 21, 2026 13 hours lalu 0 komentar

Publik Argentina tengah dilanda perdebatan panas usai kekalahan tim nasional mereka di final Piala Dunia 2026. Sorotan tajam justru tertuju pada pemain muda, Giuliano Simeone, yang dituding menjadi biang keladi gol kemenangan Ferran Torres bagi Spanyol.

Insiden yang memperkeruh suasana terjadi pada menit ke-78 pertandingan yang berlangsung di Lusail Stadium, Qatar. Saat itu, skor imbang 1-1 antara Argentina dan Spanyol masih bertahan. Dalam sebuah momen krusial, Giuliano Simeone dilaporkan terlihat sibuk memperbaiki kaus kakinya di tepi lapangan. Momen inilah yang kemudian menjadi titik awal kritik pedas dari para penggemar dan pengamat sepak bola Argentina.

Beberapa saat setelah Simeone kembali ke lapangan, bola berhasil dikuasai oleh pemain Spanyol yang kemudian berujung pada gol kedua Ferran Torres. Gol tersebut terbukti menjadi gol penentu kemenangan Spanyol, yang akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia 2026. Banyak pihak menganggap kelalaian Simeone dalam memperbaiki kaus kakinya, yang membuatnya sedikit terlambat kembali ke posisinya, memberikan celah bagi Spanyol untuk mencetak gol krusial tersebut.

Melalui media sosial, hujatan terhadap Giuliano Simeone membanjiri ruang publik. Tagar terkait namanya ramai dibicarakan, dengan nada kekecewaan dan kemarahan yang dominan. Seorang pengguna Twitter, @ArgentinoGol, misalnya, menulis, “Momen terpenting di final, dan dia sibuk dengan kaus kakinya? Sungguh tidak bisa diterima!” Komentar serupa datang dari berbagai akun lain, menyuarakan kekecewaan mendalam atas dianggapnya ketidakfokusan pemain muda tersebut di saat genting.

Di sisi lain, tidak sedikit pula yang mencoba memberikan pembelaan. Ada yang berpendapat bahwa menyalahkan satu pemain atas kekalahan dalam pertandingan sebesar final Piala Dunia adalah tindakan yang tidak adil. Seorang mantan pemain timnas Argentina yang enggan disebutkan namanya, seperti dikutip dari sebuah portal berita olahraga lokal, menyatakan, “Sepak bola adalah permainan tim. Ada banyak faktor yang menentukan hasil akhir, bukan hanya satu momen kecil. Kita harus melihat gambaran besarnya.” Pembelaan ini mencoba mengalihkan fokus dari individu ke keseluruhan performa tim.

Giuliano Simeone sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait kontroversi yang meluas ini. Namun, tekanan publik yang dihadapi pemain muda tersebut diprediksi akan menjadi ujian mental tersendiri dalam perjalanan kariernya di dunia sepak bola profesional. Insiden ini sekali lagi menunjukkan betapa besarnya harapan dan ekspektasi publik Argentina terhadap tim nasional mereka, terutama dalam turnamen sebesar Piala Dunia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait