Permintaan untuk menerima atau menolak cookie sering kali muncul saat berselancar di internet. Cookie, lebih dari sekadar penyimpan detail login, memiliki kemampuan melacak riwayat penjelajahan Anda di berbagai situs, menargetkan iklan spesifik, bahkan membajak sesi browser untuk masuk ke akun tanpa kata sandi. Namun, menolak semua cookie pun dapat memengaruhi pengalaman browsing karena banyak situs memerlukannya untuk berfungsi optimal. Kabar baiknya, pengelolaan cookie kini tidak lagi terbatas pada pilihan biner; Anda bisa memilih cookie mana yang diterima, menghapusnya secara otomatis setelah jangka waktu tertentu, atau bahkan beralih antar profil browser untuk mengontrol cookie yang aktif.
Salah satu ancaman keamanan terkait cookie adalah pencurian session cookies. Tanpa fitur seperti Device Bound Session Credentials (DBSC) di Chrome, penyerang dapat melewati persyaratan kata sandi atau autentikasi multifaktor untuk mengakses akun Anda. DBSC, yang aktif secara default pada Chrome versi 146 ke atas dengan TPM aktif di Windows, membatasi session cookies hanya untuk perangkat fisik Anda, menciptakan batasan keamanan untuk mencegah pemutaran ulang session cookies dari perangkat lain.
Di sisi lain, Firefox menawarkan Total Cookie Protection sebagai fitur bawaan yang membuat wadah cookie terpisah untuk setiap domain. Ini mencegah third-party cookies melacak Anda antar situs, namun bisa menjadi kendala saat Anda perlu masuk ke beberapa akun di domain yang sama, misalnya beberapa akun Gmail. Untuk mengatasi ini, ekstensi resmi Multi-Account Containers di Firefox memungkinkan Anda memisahkan cookie berdasarkan aktivitas browsing yang berbeda, seperti Pribadi, Kerja, atau Belanja, masing-masing dengan penyimpanan cookie sendiri.
Safari memiliki tiga sistem pengelolaan cookie yang saling melengkapi: Intelligent Tracking Prevention (ITP), Advanced Tracking and Fingerprinting Protection (ATFP), dan Advanced Fingerprinting Protection (AFP). ITP, sejak 2017, mengatur masa kedaluwarsa cookie dan menghapus data situs setelah 30 hari tidak aktif. ATFP menambahkan lapisan keamanan ekstra untuk pemblokiran domain dan penghapusan pelacak tautan. AFP yang lebih baru mencegah identifikasi perangkat melalui API seperti ukuran layar dan data audio. Pengaturan privasi ini dapat diakses melalui Settings > Apps > Safari > Advanced di iPhone atau Mac.
Bagi yang ingin membersihkan cookie secara otomatis, ekstensi seperti Cookie AutoDelete untuk Firefox atau Cookie Guardian untuk browser berbasis Chromium (Chrome, Opera, Edge) dapat menghapus cookie saat tab browser ditutup, kecuali jika situs tersebut masuk daftar putih. Safari secara default menghapus cookie setelah tujuh hari, sehingga mengurangi kebutuhan akan ekstensi ini.
Untuk mengelola cookie secara lebih spesifik, ekstensi Cookie-Editor yang tersedia di berbagai browser memungkinkan Anda menghapus cookie pelacak tertentu tanpa menghapus seluruh sesi cookie situs. Meskipun lebih ditujukan untuk pengembang, alat ini efektif untuk privasi. Namun, perlu dicatat bahwa Cookie-Editor tidak mendukung otomatisasi berbasis aturan dan cookie harus dihapus secara manual.
Fitur unik lainnya adalah kemampuan menyimpan profil cookie. Ekstensi seperti Cookie Editor (untuk browser berbasis Chromium) dan Cookie Quick Manager (untuk Firefox) memungkinkan Anda membuat snapshot cookie dan memulihkannya kapan saja. Ini menghemat waktu Anda dari login berulang kali setelah membersihkan riwayat penjelajahan. Safari, meskipun belum memiliki ekstensi serupa, memungkinkan ekspor dan impor cookie dalam format JSON.
Untuk pengecualian cookie sementara, Chrome memungkinkan Anda mengizinkan third-party cookies untuk situs tertentu selama 90 hari melalui ikon mata di bilah alamat. Di Firefox, Anda dapat menonaktifkan Enhanced Tracking Protection untuk memuat ulang halaman dengan cookie dan pelacak aktif.
Selain itu, penting untuk secara berkala mencabut sesi aktif. Setelah selesai menggunakan aplikasi atau situs web, logout adalah cara terbaik. Platform besar seperti Google, Microsoft, dan Meta juga menyediakan opsi untuk mencabut sesi aktif dari jarak jauh, baik per perangkat maupun sekaligus.
Untuk pemblokiran tingkat jaringan, alat seperti Pi-hole atau alternatif berbasis cloud seperti NextDNS dapat digunakan. Dengan mengonfigurasi router untuk mengarahkan lalu lintas internet melalui server ini, permintaan cookie dari domain iklan atau pelacak yang dikenal dapat diblokir sebelum mencapai perangkat Anda.
Terakhir, sebelum melakukan operasi pembersihan data penjelajahan, disarankan untuk mencadangkan cookie Anda. Ekstensi seperti Cookie-Editor, EditThisCookie, atau Cookies.txt memungkinkan Anda mengekspor cookie sebagai file CSV atau JSON, sehingga Anda dapat memulihkannya jika diperlukan dan menghindari proses otentikasi ulang yang merepotkan.
