Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya meskipun timnya harus puas bermain imbang 2-2 melawan PSIS Semarang dalam laga uji coba yang digelar pada hari Minggu, 12 Februari 2023. Pertandingan ini menjadi tolok ukur penting bagi Persebaya dalam mematangkan persiapan menjelang kompetisi mendatang.
Dalam konferensi pers pasca pertandingan, Tavares secara tegas memilih untuk tidak mengomentari kinerja wasit yang memimpin jalannya laga. Fokus utamanya adalah evaluasi internal tim dan upaya perbaikan yang perlu dilakukan. “Saya tidak akan membahas wasit. Saya akan fokus pada tim saya,” ujar Tavares, menegaskan prioritasnya dalam pengembangan skuad.
Lebih lanjut, Tavares menyoroti beberapa aspek yang menjadi catatan penting dari pertandingan melawan PSIS. Ia mengidentifikasi bahwa penyelesaian akhir masih menjadi area yang memerlukan perhatian serius. “Kami harus lebih baik dalam penyelesaian akhir,” ungkapnya, menunjukkan bahwa peluang yang tercipta belum sepenuhnya dikonversi menjadi gol.
Meskipun demikian, Tavares tidak lupa untuk memberikan pujian atas dedikasi dan kerja keras seluruh pemain selama periode pramusim. Ia mengapresiasi semangat juang yang ditunjukkan para pemainnya, yang menurutnya telah berusaha maksimal dalam setiap sesi latihan maupun pertandingan uji coba. “Saya sangat menghargai kerja keras mereka selama pramusim,” tambahnya.
Laga uji coba melawan PSIS Semarang ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan Persebaya Surabaya menghadapi kompetisi Liga 1 musim 2023/2024. Hasil imbang ini memberikan gambaran yang lebih jelas bagi tim pelatih untuk melakukan penyesuaian strategi dan taktik sebelum kompetisi sesungguhnya dimulai. Tavares optimis dengan potensi timnya, namun menyadari bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
