VinFast, produsen kendaraan listrik asal Vietnam, telah memperkenalkan strategi penetapan harga yang beragam untuk motor listriknya di pasar Indonesia. Perusahaan ini menawarkan dua opsi utama yang memungkinkan konsumen memilih antara kepemilikan penuh atau model sewa baterai, memberikan fleksibilitas sesuai dengan kebutuhan dan anggaran masing-masing.
Dalam penawaran kepemilikan penuh, harga motor listrik VinFast akan mencakup unit motor beserta baterainya. Namun, bagi konsumen yang menginginkan opsi lebih terjangkau atau ingin mengurangi beban awal, VinFast menyediakan skema sewa baterai. Model ini memungkinkan pembelian unit motor tanpa baterai, dengan biaya bulanan untuk pemakaian baterai.
Rincian harga yang diungkapkan oleh VinFast menunjukkan variasi yang cukup signifikan. Untuk model VinFast Klara S, harga yang ditawarkan adalah Rp29.500.000 untuk opsi kepemilikan penuh. Sementara itu, jika memilih skema sewa baterai, harga unit motor menjadi Rp11.000.000, ditambah biaya sewa baterai bulanan sebesar Rp350.000.
Model lain yang ditawarkan adalah VinFast Impes. Opsi kepemilikan penuh untuk motor ini dibanderol seharga Rp27.500.000. Dengan skema sewa baterai, harga unit motor turun menjadi Rp10.000.000, dan biaya sewa baterai bulanan adalah Rp350.000.
Lebih lanjut, VinFast juga memiliki model VinFast Feliz. Untuk kepemilikan penuh, harga motor ini adalah Rp29.500.000. Jika konsumen memilih skema sewa baterai, harga unit motor adalah Rp11.000.000, dengan biaya sewa baterai bulanan yang sama, yaitu Rp350.000.
Strategi harga yang ditawarkan VinFast ini mencerminkan upaya perusahaan untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas di Indonesia. Dengan opsi kepemilikan yang fleksibel, VinFast berupaya mengatasi salah satu hambatan utama dalam adopsi kendaraan listrik, yaitu harga baterai yang cenderung tinggi.
