Saturday, 18 July 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Lima Sinyal Bahasa Tubuh yang Patut Dicermati Saat Seseorang Diduga Berbohong

Oleh Muzairi M July 18, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Perilaku non-verbal seringkali menjadi cerminan kejujuran seseorang. Menurut para ahli psikologi, terdapat lima indikator bahasa tubuh yang patut diwaspadai ketika seseorang diduga menyampaikan informasi yang tidak benar. Perubahan halus dalam gestur, kontak mata, dan respons fisik lainnya dapat memberikan petunjuk penting.

Salah satu tanda yang paling sering diamati adalah perubahan pada area mata. Kerap mengedipkan mata secara berlebihan, atau justru sebaliknya, menahan kedipan mata dalam durasi yang tidak biasa, bisa menjadi indikasi kegugupan atau upaya menutupi sesuatu. Selain itu, pola tatapan juga perlu diperhatikan. Seseorang yang berbohong mungkin akan menghindari kontak mata secara langsung, atau sebaliknya, menatap terlalu intens untuk meyakinkan lawan bicaranya.

Gerakan tangan dan kaki juga dapat memberikan sinyal. Tangan yang sering menyentuh wajah, terutama hidung atau mulut, dapat mengindikasikan ketidaknyamanan atau upaya untuk menyembunyikan emosi. Begitu pula dengan kaki yang bergerak-gerak tidak tenang atau menyilangkan kaki secara defensif, bisa jadi menunjukkan adanya rasa gelisah yang terpendam. Psikolog menyarankan untuk mengamati apakah gerakan-gerakan ini merupakan kebiasaan dari orang tersebut atau merupakan perubahan mendadak saat percakapan berlangsung.

Perubahan dalam nada suara dan pola bicara juga menjadi poin penting. Seseorang yang berbohong mungkin akan mengubah intonasi suaranya, berbicara lebih cepat atau lebih lambat dari biasanya, atau bahkan mengalami jeda yang lebih lama saat menjawab pertanyaan. Hal ini seringkali berkaitan dengan usaha untuk menyusun kebohongan atau mengontrol respons emosional.

Terakhir, postur tubuh yang berubah atau terlihat kaku juga patut diwaspadai. Seseorang yang merasa tidak nyaman atau sedang menyembunyikan sesuatu mungkin akan menunjukkan postur yang lebih tertutup, seperti melipat tangan di dada, atau justru terlihat tegang dan tidak rileks. Perlu diingat bahwa tanda-tanda ini bukanlah bukti mutlak kebohongan, melainkan petunjuk yang perlu dianalisis lebih lanjut dalam konteks percakapan secara keseluruhan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait