Ecopetrol, perusahaan energi nasional Kolombia, menjadi sasaran serangan siber yang berhasil mencuri data dari 3.300 akun pengguna. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran serius mengenai keamanan informasi pribadi pelanggan perusahaan.
Serangan yang terdeteksi pada 12 Desember 2023 ini secara spesifik menargetkan data yang tersimpan dalam sistem Ecopetrol. Meskipun Ecopetrol belum merinci jenis data yang berhasil dicuri, mereka mengonfirmasi bahwa insiden ini telah memengaruhi sejumlah besar akun pengguna.
Menanggapi kejadian ini, pihak Ecopetrol segera mengambil langkah-langkah investigasi. “Kami sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk memahami sepenuhnya cakupan dan dampak dari insiden ini,” ujar Felipe Bayón Carrillo, CEO Ecopetrol, dalam sebuah pernyataan. Perusahaan juga telah melaporkan insiden ini kepada pihak berwenang terkait untuk penanganan lebih lanjut.
Sebagai bagian dari upaya mitigasi, Ecopetrol telah mengambil tindakan untuk memperkuat keamanan sistemnya. Perusahaan juga mengimbau para pengguna yang terkena dampak untuk tetap waspada terhadap potensi penyalahgunaan informasi pribadi mereka. “Kami berkomitmen untuk menjaga kepercayaan pelanggan kami dan akan terus berupaya meningkatkan langkah-langkah keamanan kami,” tambah Bayón Carrillo.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya keamanan siber di sektor energi, yang sering kali menjadi target serangan karena sifat kritis infrastruktur dan data yang dikelolanya. Ecopetrol berjanji akan memberikan informasi terbaru seiring dengan perkembangan investigasi yang sedang berlangsung.
