Saturday, 18 July 2026
BREAKING
DUNIA

Dua Kapal Tanker Meledak di Selat Hormuz, Iran Tuduh AS Pasang Ranjau

Oleh Heni Maulidya July 18, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Dua kapal tanker dilaporkan meledak di perairan strategis Selat Hormuz, Iran, pada Minggu (2/6/2019). Korps Garda Revolusi Iran mengklaim insiden tersebut disebabkan oleh ranjau laut yang dipasang oleh Amerika Serikat. Kejadian ini memicu ketegangan baru di kawasan tersebut, dengan Iran secara tegas mengancam akan membalas serangan jika agresi serupa terus berlanjut.

Menurut laporan awal dari Korps Garda Revolusi Iran, ledakan yang menghantam kedua kapal tanker tersebut terjadi akibat ranjau laut yang sengaja ditempatkan. Detail mengenai nama kapal tanker, pemiliknya, atau apakah ada korban jiwa dalam insiden ini belum dirinci lebih lanjut oleh pihak Iran.

Namun, pihak Iran tidak tinggal diam menanggapi kejadian ini. Jenderal Abolfazl Shekarchi, juru bicara Korps Garda Revolusi Iran, memberikan pernyataan keras yang mengindikasikan kesiapan Iran untuk merespons tindakan yang dianggap sebagai agresi. “Jika agresi ini berlanjut, kami akan membalasnya,” tegas Jenderal Shekarchi, seperti dikutip dari pernyataan resmi Korps Garda Revolusi Iran.

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran yang sangat vital bagi pasokan minyak dunia. Sekitar sepertiga dari total minyak mentah yang diangkut melalui laut dunia melewati selat sempit ini. Insiden yang melibatkan kapal tanker di wilayah ini seringkali memicu kekhawatiran global akan stabilitas pasokan energi dan berpotensi meningkatkan harga minyak di pasar internasional.

Klaim Iran yang menuduh Amerika Serikat sebagai pelaku penempatan ranjau menambah kompleksitas situasi geopolitik di Timur Tengah. Hubungan antara Iran dan Amerika Serikat sendiri telah lama diwarnai ketegangan, terutama sejak Amerika Serikat menarik diri dari perjanjian nuklir Iran pada tahun 2018 dan memberlakukan sanksi ekonomi yang ketat.

Pihak Amerika Serikat sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan yang dilayangkan oleh Iran mengenai insiden ledakan kapal tanker di Selat Hormuz. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, Amerika Serikat telah meningkatkan kehadirannya di kawasan tersebut, termasuk penempatan kapal induk dan pesawat pengebom, dengan alasan untuk melindungi kepentingan AS dan sekutunya dari ancaman Iran.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait