Friday, 17 July 2026
BREAKING
HIBURAN

Balinale 2026 Siap Gebrak Layar Lebar: Marcella Zalianty & Shanty Duduki Kursi Juri, 94 Film Siap Tayang!

Oleh Wibowo July 17, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Bali International Film Festival atau Balinale akan kembali hadir menyapa pecinta sinema pada edisi ke-19. Festival bergengsi ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan penuh, mulai 1 hingga 7 Juni 2026.

Icon Bali Mall XXI terpilih menjadi lokasi utama festival. Tempat ini akan menjadi pusat berbagai aktivitas, mulai dari pertemuan sineas hingga pemutaran film.

Kabar terbaru yang paling dinanti adalah pengumuman dewan juri. Sepuluh seniman berbakat dari kancah nasional dan internasional telah dipilih.

Perwakilan Indonesia yang bergabung adalah Yosep Anggi Noen, Marcella Zalianty, I Made Denny Chrisna Putra, Nirartha Bas Diwangkara, dan Shanty. Kehadiran mereka diharapkan membawa perspektif lokal yang kuat.

Juri internasional meliputi Eros Zhao (Amerika Serikat), Joseph J.U. Taylor (Selandia Baru), Denise Castelli, David Hanan, dan Richard Todd (Australia).

Dua penasihat reputasi besar juga mendampingi proses penilaian. Mereka adalah produser Donna Smith dan penulis/sutradara Dr. Lawrence Blair.

Balinale 2026 akan menyuguhkan 94 judul film dari 38 negara. Festival ini menjadi panggung bagi banyak karya baru yang perdana diperkenalkan.

Rincian penayangan perdana meliputi 20 film World Premiere, 10 International Premiere, dan 26 Asian Premiere.

Kehadiran langsung para pemain dan pembuat film memungkinkan interaksi dengan penonton. Pengunjung bisa berbagi pengalaman proses kreatif di balik layar.

Program film dirancang menampilkan keberagaman cerita dan perspektif unik dari berbagai belahan dunia. Penyelenggara menekankan pentingnya kolaborasi internasional.

Sinema dalam negeri mendapat porsi spesial dengan 26 judul film karya sineas asli Indonesia. Ini menunjukkan komitmen apresiasi terhadap industri film lokal.

Balinale tahun ini memperkenalkan kategori penghargaan baru: Best Indonesian Short Tapestry of Indonesia. Penghargaan ini merayakan kekayaan budaya bangsa melalui film pendek.

Film pembuka festival adalah ‘Euphoria’ karya Julian Rosefeldt. Film ini merupakan kolaborasi Jerman, Ukraina, Bulgaria, dan Amerika Serikat.

Sebagai penutup, ‘The End’ karya Joshua Lincoln Oppenheimer akan diputar. Film ini hasil kerja sama Denmark, Irlandia, Italia, Inggris, Swedia, Jerman, dan Amerika Serikat.

Daftar lengkap film kategori Narrative dan Documentary Feature telah dirilis. Pengunjung dapat menikmati berbagai genre.

Film yang akan ditayangkan antara lain ‘Mon Ami’ (Mohamed Zran, Tunisia), ‘Aisha Can’t Fly Away’ (Morad Mostafa, Mesir), dan ‘Death Drive’ (Eolgul Park, Korea Selatan).

Dalam kategori dokumenter, ada ‘Divia’ (Dmytro Hreshko, Polandia, Ukraina, Belanda) dan ‘The Madness of Moonlight’ (Leigh-Ann Beverley, Amerika Serikat).

Balinale 2026 diharapkan menjadi jembatan budaya global. Acara ini adalah perayaan kreativitas dan kolaborasi antarnegara yang menginspirasi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait