Monday, 13 July 2026
BREAKING
HIBURAN

Di Tengah Badai Kasus Hukum, Fuji Utami Siapkan Sapi Kurban 700 Kg untuk Idul Adha 2026

Oleh Wibowo July 13, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Di tengah kesibukan menghadapi proses hukum, selebritas muda Fujianti Utami Putri atau yang akrab disapa Fuji, menunjukkan sisi kedermawanannya jelang Idul Adha 2026. Ia memprioritaskan ibadah kurban meski tengah disibukkan dengan urusan laporan kepolisian terkait mantan manajernya.

Fuji mengakui aktivitasnya belakangan ini cukup menguras tenaga, terutama akibat agenda pemeriksaan yang memakan waktu lama. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya mencari hewan kurban terbaik untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Persiapan kurban ini dilakukan secara mandiri oleh Fuji di tengah jadwal pekerjaannya yang padat. Ia telah mendapatkan seekor sapi dengan bobot fantastis untuk dikurbankan.

Rencananya, penyembelihan hewan kurban akan dilaksanakan di dekat kediaman orang tuanya. Lokasi ini dipilih agar hewan kurban dapat disalurkan melalui masjid setempat, sekaligus mempermudah koordinasi keluarga besar.

Keputusan berkurban di lingkungan rumah orang tua juga dipilih agar Fuji dapat merasakan kehangatan suasana lebaran bersama keluarga. Ia ingin tetap menjaga tradisi kumpul bersama meski kesibukannya sebagai figur publik sangat menyita waktu.

Saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa, 26 Mei 2026, Fuji membenarkan rencananya. “Satu sapi saja. Nanti ditaruh di dekat rumah Mama, di masjid daerah sana,” ujarnya kepada awak media.

Mengenai spesifikasi sapi yang dibeli, Fuji menjelaskan beratnya mencapai sekitar 700 kilogram. Ia mendapatkan sapi berkualitas ini melalui koneksi pertemanan yang berbisnis hewan ternak, khususnya dari rekannya di Rajakurban.

Bagi Fuji, momen Idul Adha bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan juga waktu untuk beristirahat sejenak dari hiruk-pikuk pekerjaan. Ia biasanya menghabiskan waktu dengan kegiatan sederhana yang sudah menjadi kebiasaan rutin keluarganya.

“Biasanya aku jarang di rumah kalau lagi lebaran, jadi paling ke rumah orang tua saja. Salat, makan ketupat, lalu pulang ke rumah sendiri,” jelas Fuji menggambarkan rutinitas lebarannya yang santai.

Namun, Fuji mengaku kemungkinan besar tidak akan menyaksikan langsung proses pemotongan dari dekat. Rasa lelah akibat urusan hukum menjadi alasan utama dirinya ingin lebih banyak beristirahat.

Fuji merasa staminanya terkuras setelah menjalani rangkaian pemeriksaan sebagai saksi maupun korban dalam kasus dugaan penggelapan uang. “Nggak tahu ya, kayaknya capek banget,” ungkapnya saat ditanya apakah akan turun langsung ke lapangan saat penyembelihan.

Ia menambahkan, biasanya hanya melihat fisik sapi sebelum proses eksekusi dimulai. “Biasanya cuma lihat sapinya saja, kalau pas pemotongan tidak mau sih kalau sampai megangin gitu,” tambahnya sambil tertawa lepas.

Di sela-sela pembicaraan mengenai kurban, Fuji tetap mengingat kasus hukum yang menjerat mantan admin atau manajernya. Ia menyampaikan pesan mendalam bertepatan dengan momentum suci Idul Adha yang identik dengan pertobatan.

Fuji berharap pelaku segera bertobat dan menyadari kesalahan yang telah diperbuat, serta berhenti melakukan penyimpangan, terutama dalam penggunaan uang orang lain. Ia mengingatkan agar tindakan kriminal seperti pencurian aset pribadi tidak terulang lagi.

“Tobat-tobat saja ya, tobat dari penyimpangan dan makan uang atau ambil barang orang lain. Jangan dilakukan lagi, sudah cukup pokoknya,” tegas Fuji menutup pembicaraan.

Melalui ibadah kurban ini, Fuji berharap mendapatkan ketenangan batin di tengah badai masalah yang sedang dihadapi. Ia juga berharap bantuan yang disalurkan melalui sapi seberat 700 kilogram tersebut dapat bermanfaat bagi warga di lingkungan rumah orang tuanya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait