Sunday, 12 July 2026
BREAKING
TEKNOLOGI

Asosiasi Jartatel Lahir, Kawal Regulasi Telekomunikasi dan Keluhkan Beban Relokasi Jaringan

Oleh Herfansyah July 11, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Asosiasi Jaringan Telekomunikasi Indonesia (Jartatel) resmi dibentuk kemarin, menandai langkah strategis dalam mengawal regulasi industri telekomunikasi nasional.

Pembentukan asosiasi ini disambut antusias oleh para pelaku industri yang melihatnya sebagai wadah penting.

Salah satu poin krusial yang langsung disorot Jartatel adalah tingginya biaya relokasi jaringan telekomunikasi.

Beban finansial ini dinilai memberatkan investasi yang telah ditanamkan para operator telekomunikasi.

Menurut Ketua Jartatel, Budi Santoso, biaya relokasi jaringan seringkali tidak sebanding dengan manfaat yang diterima.

Hal ini menjadi tantangan serius bagi pertumbuhan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

“Kami melihat ada ketidakseimbangan dalam perhitungan biaya relokasi,” ujar Budi Santoso saat konferensi pers di Jakarta.

Ia menambahkan bahwa proses relokasi yang terkesan mendadak kerap menimbulkan biaya tak terduga.

Biaya ini meliputi pembongkaran, pemindahan, hingga pemasangan kembali perangkat jaringan.

Tak jarang, operator telekomunikasi harus mengeluarkan dana ekstra untuk perizinan dan koordinasi di lapangan.

Kondisi ini dapat menghambat ekspansi jaringan baru, terutama di daerah yang membutuhkan peningkatan konektivitas.

Jartatel bertekad untuk mendorong pemerintah merevisi kebijakan terkait relokasi jaringan.

Asosiasi ini mengusulkan adanya skema perhitungan biaya yang lebih adil dan transparan.

Selain itu, Jartatel juga ingin terlibat aktif dalam penyusunan regulasi telekomunikasi di masa depan.

Harapannya, regulasi yang ada dapat mendukung iklim investasi yang kondusif bagi seluruh pemangku kepentingan.

Dengan adanya Jartatel, diharapkan dialog antara operator, pemerintah, dan regulator dapat terjalin lebih erat.

Kolaborasi ini krusial untuk memastikan pembangunan infrastruktur telekomunikasi berjalan lancar dan efisien.

Pembentukan Jartatel ini menjadi momentum penting bagi industri telekomunikasi Indonesia.

Fokus pada isu relokasi jaringan diharapkan menjadi langkah awal untuk perbaikan yang lebih luas.

Asosiasi ini berkomitmen untuk terus menyuarakan aspirasi anggotanya demi kemajuan sektor telekomunikasi nasional.

Peran serta aktif Jartatel dalam mengawal regulasi akan sangat dinantikan oleh publik.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait