Sunday, 12 July 2026
BREAKING
HIBURAN

Cakrawala Airawan Ungkap Kunci Move On Ala Emran di ‘Istiqomah Cinta’: Realistis Bukan Berarti Tak Sayang

Oleh Wibowo July 12, 2026 1 hour lalu 0 komentar

JAKARTA – Aktor muda berbakat, Cakrawala Airawan, yang kini tengah memukau penonton lewat perannya sebagai Emran Syailendra dalam sinetron populer ‘Istiqomah Cinta’ di SCTV, membagikan pandangannya yang mendalam mengenai dinamika hubungan percintaan. Pengalamannya memerankan tokoh Emran selama lebih dari 100 episode memberinya pelajaran berharga tentang bagaimana menyikapi akhir sebuah jalinan asmara.

Dalam sinetron yang tayang setiap hari pukul 18.25 WIB ini, Emran digambarkan sebagai sosok pria yang gigih memperjuangkan cinta lamanya pada Khansa, diperankan Yasmin Napper. Karakter Emran penuh pergolakan batin, terlebih ia harus bersaing dengan Fatan (Arbani Yasiz) dan Oscar (Teuku Ryan), menambah kerumitan konflik asmara.

Setelah menghayati peran Emran, Cakrawala Airawan mengaku memetik hikmah penting: urgensi untuk melangkah maju atau move on ketika sebuah hubungan telah berakhir. Baginya, melepaskan diri dari masa lalu adalah langkah realistis demi kebaikan diri sendiri.

โ€œMemaksakan sesuatu yang sudah tidak berjalan baik hanya akan membawa dampak buruk bagi semua pihak,โ€ ujar Cakrawala. Ia menegaskan bahwa sikap move on bukan berarti rasa sayang hilang sepenuhnya, melainkan sebuah keputusan bijaksana. Ia meyakini, segala sesuatu yang dipaksakan, termasuk dalam urusan perasaan, tidak akan memberikan hasil maksimal.

Cakrawala secara pribadi memilih pendekatan yang berbeda dari karakternya. Jika berada di posisi Emran, ia tegas akan memilih untuk move on. Ia memahami Emran sulit melupakan Khansa karena pengalaman cinta mendalam mereka, namun ia menyoroti bahwa tindakan Emran mengejar wanita lain padahal sudah berstatus suami kurang tepat.

Perbedaan pandangan ini semakin jelas terlihat dalam dinamika cerita ‘Istiqomah Cinta’. Ambisi Emran mendapatkan Khansa kini semakin pelik dengan kehadiran dua rival sekaligus. Situasinya kian sulit lantaran ia tak lagi ditemani Monika Lazuardi (Anjani Dina), partner setia dalam menyusun rencana.

Meskipun Emran terlihat ambisius, Cakrawala menekankan bahwa karakternya tidak memiliki niat jahat. Segala tindakannya murni demi Khansa, bukan untuk mencelakai. Ketulusan ini terkadang membuat Emran lupa persaingannya dengan Fatan, bahkan ia tak jarang bekerja sama melawan pihak ketiga yang mengancam Khansa.

Cakrawala juga mengungkapkan kekagumannya pada penulisan naskah ‘Istiqomah Cinta’ yang berhasil membangun karakter kuat. Ia mengaku menyukai karakter Monika jika diubah menjadi versi laki-laki karena gaya bicaranya yang ceplas-ceplos dan seru untuk diperankan. Karakter yang ia hindari justru Om Yudha karena terlalu sering menyamar.

Keterlibatan dalam sinetron ini tak hanya membawa kesuksesan karier bagi Cakrawala, tetapi juga pendewasaan personal. Melalui peran Emran, ia belajar melihat cinta dari berbagai sudut pandang yang lebih luas dan bijak. ‘Istiqomah Cinta’ terus menjadi tontonan favorit berkat alur ceritanya yang tak mudah ditebak dan kualitas akting para pemainnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait