Sebuah video singkat yang memperlihatkan interaksi akrab antara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, dengan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mendadak viral di media sosial. Momen tak terduga ini terjadi saat keduanya tengah mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah agenda kenegaraan.
Dalam rekaman yang beredar, Presiden Prabowo terlihat sedang terlibat percakapan santai dengan Luhut. Suasana terlihat begitu hangat dan akrab di antara kedua tokoh senior tersebut. Di tengah momen kebersamaan inilah, sebuah kejadian spontan yang menarik perhatian publik terjadi.
Luhut Binsar Panjaitan, yang akrab disapa Opung, tiba-tiba mengulurkan tangannya ke arah Teddy Indra Wijaya. Dengan gestur yang ramah, Luhut terlihat mencubit pipi sang Sekretaris Kabinet. Kejadian singkat yang hanya berlangsung beberapa detik itu segera menjadi perbincangan hangat setelah diunggah oleh akun X @preman_kalem.
Video tersebut dengan cepat menyebar luas dan memicu ribuan interaksi. Banyak warganet yang mengaku tertawa melihat tingkah spontan Luhut. Aksi tersebut dinilai sebagai bentuk kedekatan dan keakraban antarpejabat negara, bahkan ada yang menyebutnya sebagai ‘cubit manja’ dari Opung.
Beberapa komentar warganet menduga bahwa Luhut merasa gemas melihat Teddy yang dikenal sangat lekat dengan kegiatan Presiden Prabowo. Interaksi ini pun dianggap menampilkan sisi humanis dan santai di balik citra tegas para pejabat publik. Beragam reaksi positif mendominasi kolom komentar, menunjukkan apresiasi publik terhadap momen yang dianggap menyegarkan dan menghibur.
Interaksi antara Luhut dan Teddy ini dipandang sebagai simbol keharmonisan di lingkungan Istana Negara di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Meskipun Teddy menduduki posisi strategis sebagai Sekretaris Kabinet, ia tetap terlihat menjalin hubungan yang baik dengan para tokoh senior seperti Luhut.
Hingga kini, video tersebut terus menjadi sorotan dan dibahas di berbagai platform media sosial. Momen unik ini berhasil menangkap perhatian publik, menampilkan dinamika kerja dan hubungan personal para pejabat tinggi negara dengan cara yang lebih santai dan manusiawi.
