Saturday, 11 July 2026
BREAKING
HIBURAN

Dunia Musik Berduka: Sang Legenda ‘A Whole New World’, Peabo Bryson, Tutup Usia di 75 Tahun

Oleh Wibowo July 11, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Kabar duka menyelimuti jagat musik internasional. Peabo Bryson, sang maestro balada soul yang mempopulerkan lagu ikonik ‘A Whole New World’, telah berpulang pada usia 75 tahun. Kepergiannya terjadi pada Selasa (2/6), hanya beberapa hari setelah mengalami serangan stroke.

Bryson, yang dikenal dengan suara emasnya, meninggalkan warisan tak ternilai bagi industri musik. Ia menjadi bagian tak terpisahkan dari soundtrack film animasi klasik Disney, menghiasi banyak generasi melalui lagu-lagu legendaris seperti ‘Beauty and the Beast’ dan ‘A Whole New World’.

Pihak keluarga mengonfirmasi kepergian Bryson yang berlangsung tenang, didampingi orang-orang terkasih. Mereka mengungkapkan rasa haru atas dukungan luar biasa yang mengalir dari penggemar dan rekan kerja di seluruh dunia. Canda tawa dan cinta yang mendiang berikan diyakini akan terus abadi.

Perjalanan karier Bryson mencapai puncak pada 1991 berkat kolaborasinya dengan Céline Dion dalam ‘Beauty and the Beast’. Setahun kemudian, duetnya bersama Regina Belle dalam ‘A Whole New World’ untuk film Aladdin mencetak sejarah. Lagu ini menjadi soundtrack film animasi pertama yang memuncaki tangga lagu Billboard Hot 100.

Lagu-lagu hits lain seperti ‘If Ever You’re in My Arms Again’ (1984), ‘Show & Tell’ (1989) yang merajai tangga R&B, serta ‘Can You Stop the Rain’ (1991) semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu vokalis pria paling dihormati.

Lahir dengan nama Robert Peapo Bryson di Greenville, Carolina Selatan, pada 1951, bakat musiknya sudah terasah sejak belia. Ia mantap memilih jalur seni, meski sempat membuat sang ibu khawatir akan kerasnya industri hiburan.

Nama panggung ‘Peabo’ sendiri tercipta karena kesulitan pemimpin band lokal mengucapkan nama aslinya. Ia memulai karier profesionalnya sebagai penyanyi latar sebelum akhirnya merilis album debut pada 1976.

Bryson pernah berbagi filosofi duetnya, menekankan pentingnya saling mengisi antara kekuatan dan kelemahan. Ia percaya harmoni tercipta ketika kedua penyanyi mampu menopang satu sama lain tanpa celah.

Menariknya, ‘Beauty and the Beast’ awalnya direncanakan sebagai lagu solo untuk Céline Dion. Namun, eksekutif menilai Bryson yang lebih mapan dapat mendongkrak kesuksesan lagu tersebut.

Di balik kesuksesannya, Bryson tak sungkan mengkritik industri musik yang dinilainya terlalu memuja usia muda dan mengabaikan musisi senior. Ia melihat dirinya sebagai ‘manusia Renaisans’ musik, menolak terkotak-kotak dalam satu genre.

Hingga akhir hayatnya, Bryson telah menelurkan 20 album studio. Ia meninggalkan seorang istri, Tanya Boniface, serta dua anak, Linda dan Robert.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait