Jakarta – Pertemuan bilateral antara Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi membuahkan hasil signifikan. Kedua pemimpin sepakat untuk meresmikan 16 kerja sama strategis yang akan semakin mempererat hubungan kedua negara.
Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan yang berlangsung di New Delhi, India, pada Senin, 18 Maret 2024. Fokus utama kerja sama mencakup berbagai sektor vital yang diharapkan membawa manfaat besar bagi Indonesia dan India.
Prabowo Subianto, yang mewakili Indonesia, menyampaikan optimismenya terhadap potensi kemitraan yang lebih dalam. Ia menekankan pentingnya kolaborasi di bidang pertahanan, ekonomi, dan budaya.
Sementara itu, Narendra Modi menyambut baik inisiatif ini. Ia melihat adanya kesamaan visi dan kepentingan strategis antara New Delhi dan Jakarta. India berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan Indonesia.
Ke-16 kerja sama strategis ini meliputi nota kesepahaman (MoU) di bidang pertahanan, investasi, energi terbarukan, industri digital, serta pengembangan sumber daya manusia.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah peningkatan kerja sama dalam rantai pasok global, khususnya di sektor maritim dan teknologi pertahanan. Kedua negara sepakat untuk mendorong kemandirian industri masing-masing.
Selain itu, ada pula kesepakatan untuk memperluas perdagangan non-migas dan investasi di sektor-sektor yang menjanjikan. Ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kedua negara.
Prabowo menambahkan, “Ini adalah langkah maju yang luar biasa. Kami melihat potensi besar untuk saling belajar dan tumbuh bersama.” Ia juga menyoroti pentingnya pertukaran budaya untuk memperkuat pemahaman antar masyarakat.
Modi pun mengamini hal tersebut. “Hubungan India dan Indonesia memiliki akar sejarah yang panjang. Kerja sama ini akan menjadi jembatan bagi masa depan yang lebih cerah,” ujarnya.
Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk membahas isu-isu regional dan global terkini. Kedua negara sepakat untuk terus menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan Indo-Pasifik.
Dengan adanya 16 kerja sama strategis ini, diharapkan hubungan Indonesia-India akan memasuki babak baru yang lebih kuat dan saling menguntungkan. Implementasi kesepakatan ini akan segera ditindaklanjuti oleh kementerian dan lembaga terkait di kedua negara.











