Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengemukakan gagasan ambisius untuk memperluas jangkauan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Ia berharap QRIS dapat diadopsi sebagai metode pembayaran yang sah di India.
Usulan ini disampaikan Prabowo dalam forum dialog bersama pelaku bisnis di India.
Pertemuan tersebut diselenggarakan di New Delhi pada hari Selasa, 15 November 2023.
Prabowo melihat potensi besar dalam kolaborasi ekonomi antara Indonesia dan India.
Penggunaan QRIS di India dapat mempermudah transaksi bisnis kedua negara.
Hal ini juga akan meningkatkan kenyamanan bagi warga negara Indonesia yang berkunjung ke India.
Begitu pula sebaliknya, wisatawan India akan lebih mudah bertransaksi di Indonesia.
“Kita ingin QRIS ini bisa dipakai di India,” ujar Prabowo dalam pernyataannya.
Ia menekankan pentingnya inovasi dalam sistem pembayaran.
QRIS sendiri merupakan sistem pembayaran nasional yang dikembangkan oleh Bank Indonesia.
Sistem ini memungkinkan berbagai aplikasi dompet digital dan perbankan untuk saling berinteraksi.
Keberadaan QRIS telah merevolusi cara masyarakat Indonesia bertransaksi.
Dari warung kecil hingga pusat perbelanjaan besar, QRIS telah menjadi pilihan utama.
Jika terealisasi, QRIS akan menjadi alat pembayaran digital lintas negara pertama yang berasal dari Indonesia.
Ini akan menjadi langkah maju yang signifikan dalam integrasi ekonomi digital kawasan.
Prabowo berharap inisiatif ini mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Termasuk dari regulator keuangan di kedua negara.
Ia meyakini bahwa kesuksesan QRIS di pasar domestik dapat ditiru di kancah internasional.
Potensi peningkatan volume perdagangan dan pariwisata antara Indonesia dan India sangat terbuka lebar.
Penggunaan QRIS akan mengurangi ketergantungan pada sistem pembayaran asing yang mungkin lebih mahal.
Selain itu, ini juga dapat memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi digital global.
Pemerintah Indonesia melalui Bank Indonesia terus berupaya mengembangkan infrastruktur pembayaran digital.
Kolaborasi dengan India ini diharapkan dapat menjadi batu loncatan penting.
Ini adalah bagian dari strategi besar untuk memperluas jangkauan ekonomi Indonesia.
Prabowo juga menyoroti pentingnya keamanan dan kemudahan penggunaan QRIS.
Aspek-aspek inilah yang membuat QRIS begitu populer di Indonesia.
Ia optimis bahwa standar yang telah terbukti ini akan diterima baik di India.
Dialog ini menjadi awal dari penjajakan lebih lanjut.
Langkah konkret dan kesepakatan bilateral kemungkinan akan menyusul.
Ini adalah visi yang menarik untuk masa depan transaksi digital antarnegara.











