Teheran – Jutaan warga Iran diperkirakan hadir menyaksikan dan mengantar jenazah Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam upacara pemakaman yang berlangsung hingga 9 Juli. Lokasi pemakaman berada di Kompleks Makam Ali Reza, Mashad, timur Teheran.
Prosesi penghormatan telah dimulai sejak 4 Juli. Jenazah Khamenei disemayamkan di Grand Mosalla, Teheran, sejak Sabtu (4/7). Puluhan ribu warga Iran memadati kompleks salat tersebut. Mereka mengenakan pakaian serba hitam. Bendera merah-putih-hijau Iran dibalutkan di tubuh mereka. Foto Khamenei dan putranya, Mojtaba Khamenei, diangkat tinggi. Mojtaba telah ditetapkan sebagai penerus kepemimpinan tertinggi.
Ribuan pelayat terus berdatangan. Suara tangisan dan pukulan dada menggema. Kibaran bendera Republik Islam Iran terlihat di mana-mana. Para perempuan mengenakan cadar hitam. Sebagian memakai pelindung wajah putih. Payung digunakan untuk menahan terik matahari pagi.
"Mari kita menangis!" seru seorang pembawa acara melalui pengeras suara. Ajakan itu disambut larutnya massa dalam suasana duka. Pekikan "Matilah Amerika" juga terdengar menggema di aula salat. Otoritas Iran memperkirakan kehadiran 12 hingga 20 juta pelayat.
Persiapan acara disebut-sebut belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah upacara kenegaraan Iran. Ribuan posko pelayanan peziarah (mawkib) disiapkan. Fasilitas akomodasi mampu menampung lebih dari satu juta pengunjung. Rute di pusat kota Teheran dialihkan. Tujuannya untuk mengendalikan kepadatan massa.
Kelancaran seluruh rangkaian acara dipastikan. Korps Mohammad Rasulollah diterjunkan untuk memimpin operasi pengamanan. Korps ini berbasis di Teheran. Merupakan unit provinsi utama di bawah Korps Garda Revolusi Islam.
Korps Mohammad Rasulollah awalnya bernama Divisi ke-27 Mohammad Rasulullah. Dibentuk pada era Perang Iran-Irak tahun 1980-an. Tokoh militer seperti Ahmad Motevasselian dan Mohammad Ebrahim Hemmat terlibat dalam pembentukannya.
Pada 2008, divisi ini bergabung dengan milisi Basij Teheran. Terbentuklah korps tingkat provinsi. Korps ini membawahi wilayah Teheran Raya. Beroperasi di bawah koordinasi Markas Besar Keamanan Sarallah. Mereka bertanggung jawab atas keamanan ibu kota. Latihan militer rutin digelar di wilayah tersebut.
Saat ini, Korps Mohammad berada di bawah pimpinan Hassan Hassanzadeh. Ia adalah seorang militer dari Korps Garda Revolusi Iran. Hassanzadeh menjabat sejak 2020. Tugas utamanya mengawasi operasi keamanan internal. Termasuk pengerahan pasukan di Teheran.
Pasukannya sering dikerahkan dalam operasi anti-kerusuhan. Mereka menindak protes massal di ibu kota. Memimpin unit seperti milisi Basij. Hassanzadeh dikenal sebagai tokoh garis keras. Ia vokal menentang campur tangan Amerika Serikat dan Israel. Ia juga pernah menyerukan pembubaran rezim.











