Kebakaran hutan hebat melanda wilayah timur laut Spanyol, menghanguskan sedikitnya 2.370 hektare lahan. Api yang terus membesar bahkan sempat merembet ke kawasan permukiman, memicu kepanikan warga dan pengerahan petugas pemadam kebakaran secara besar-besaran.
Berdasarkan laporan dari Reuters, hingga Sabtu (4/7/2026) pagi, sekitar 70% sisi kanan area kebakaran yang dinilai paling kritis telah berhasil distabilkan. Kepala Inspektur Brigade Pemadam Kebakaran Catalonia, David Borrell, mengonfirmasi luasnya lahan yang terdampak.
Meskipun upaya pemadaman terus dilakukan, kobaran api juga dilaporkan merembet hingga ke kotamadya Calonge. Beberapa kebun, pagar, dan jendela rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan. Tragisnya, satu unit rumah dilaporkan hancur total akibat dilalap si jago merah.
Sejauh ini, belum ada laporan mengenai korban luka maupun korban jiwa dalam insiden kebakaran hutan tersebut. Petugas pemadam kebakaran terus bekerja keras mengendalikan situasi. Sepanjang malam, perluasan api tercatat relatif terbatas, sekitar 100 hektare di wilayah La Bisbal d’Emporda.
Namun, kewaspadaan tetap ditingkatkan. Otoritas setempat kini memfokuskan upaya pemadaman di sisa sisi kanan area kebakaran yang berada di dekat Puig d’Arques. Langkah ini krusial dilakukan sebelum angin laut yang diperkirakan bertiup pada siang hari berpotensi memperbesar kobaran api. Angin kencang dapat semakin menghambat proses penanganan kebakaran yang sedang berlangsung.
Insiden ini kembali menyoroti kerentanan wilayah tersebut terhadap kebakaran hutan, terutama saat kondisi cuaca kering dan panas. Upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan menjadi prioritas utama untuk melindungi lahan dan permukiman warga dari ancaman serupa di masa mendatang.











