Lupakan Sunscreen Lengket, Sun Shirt Jadi Andalan Baru Pelari Saat Cuaca Terik

Heni Maulidya

Bagi banyak pelari, musim panas sering kali menjadi tantangan berat karena suhu yang menyengat. Selama ini, solusi umum yang dilakukan adalah mengoleskan tabir surya ke seluruh tubuh. Namun, kenyataannya sunscreen sering bercampur dengan keringat dan menciptakan sensasi lengket yang tidak nyaman di kulit.

Kini, tren penggunaan sun shirt atau baju pelindung matahari mulai naik daun di kalangan komunitas pelari. Pengalaman ini dibagikan oleh Beth Skwarecki, seorang editor kesehatan senior yang telah tiga musim rutin berlari menggunakan pakaian lengan panjang berteknologi UV protection.

Menurutnya, penggunaan sun shirt memberikan manfaat ganda. Selain melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet secara maksimal, bahan khusus yang digunakan mampu menyerap keringat dengan lebih baik dibandingkan pakaian olahraga biasa. Pengguna tidak perlu lagi merasa risih dengan tetesan cairan sunscreen yang bercampur keringat di sepanjang lengan.

Secara medis, penggunaan pakaian pelindung sinar matahari memang sangat disarankan. American Academy of Dermatology Association merekomendasikan penggunaan pakaian berteknologi UPF sebagai langkah perlindungan kulit yang efektif saat beraktivitas di luar ruangan. Meskipun wajah dan tangan tetap memerlukan sunscreen, penggunaan sun shirt secara signifikan mengurangi area kulit yang terpapar sinar matahari langsung.

Banyak orang sempat meragukan efektivitas lari menggunakan baju lengan panjang di bawah terik matahari. Namun, teknologi kain modern saat ini memungkinkan sirkulasi udara yang baik. Bahkan, beberapa pelari memilih untuk memodifikasi baju mereka dengan cara memotong bagian bawah agar terasa lebih longgar dan tetap mendapatkan hembusan angin saat bergerak.

Dalam memilih sun shirt yang tepat, tidak harus selalu mencari produk khusus olahraga yang berharga mahal. Anda bisa mempertimbangkan pakaian dengan label UPF, baju olahraga berbahan wicking atau penyerap keringat, hingga rash guard yang biasa digunakan peselancar. Pastikan baju tersebut memiliki sirkulasi udara yang baik dan material yang ringan.

Jika Anda baru ingin memulai, tidak ada salahnya mencoba produk dengan harga terjangkau terlebih dahulu untuk merasakan kenyamanannya. Beberapa opsi populer di pasar internasional mencakup merek seperti TSLA, Patagonia, hingga Rabbit.

Pilihan warna juga menjadi pertimbangan penting. Meskipun warna gelap atau cerah seperti merah dan kuning sering dianggap lebih baik dalam menyerap sinar UV, kenyamanan personal tetap menjadi prioritas utama. Bagi pelari yang tinggal di daerah dengan kelembapan ekstrem, penggunaan sun shirt mungkin perlu disesuaikan dengan kondisi cuaca harian.

Pada akhirnya, transisi dari penggunaan sunscreen tebal ke sun shirt adalah investasi kenyamanan yang layak dicoba. Anda bisa tetap berlari dengan aman tanpa harus merasa gerah atau terganggu oleh rasa lengket di kulit. Kini saatnya beralih ke cara yang lebih praktis untuk melindungi kulit selama berolahraga di bawah sinar matahari.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All