Kabar mengejutkan datang bagi para penggemar film animasi legendaris karya Studio Ghibli, Spirited Away. Pertunjukan adaptasi teater dari film pemenang Oscar tersebut resmi diumumkan akan menggelar tur dunia mulai Desember 2026 hingga Juli 2028 mendatang.
Toho Co., Ltd. selaku pihak penyelenggara telah mengonfirmasi bahwa pementasan ini akan menyambangi sejumlah kota besar di berbagai negara. Lokasi yang sudah dipastikan menjadi destinasi tur meliputi Taipei, Jepang, Toronto, Los Angeles, hingga London.
Rangkaian tur dunia ini akan dibuka secara resmi di National Theater, Taipei. Pertunjukan di sana dijadwalkan berlangsung mulai 16 Desember 2026 hingga 31 Januari 2027.
Setelah Taiwan, rombongan teater akan melanjutkan perjalanan ke Jepang. Mereka akan menggelar tur nasional yang dimulai dari Tokyo pada Maret 2027 hingga Mei 2027.
Usai berkeliling Negeri Sakura, pertunjukan yang diadaptasi dari karya mahakarya Hayao Miyazaki ini akan terbang ke Amerika Utara. Panggung Princess of Wales Theatre di Toronto, Kanada, bakal menjadi saksi bisu aksi para pemeran mulai 6 Mei hingga 15 Agustus 2027.
Tak berhenti di situ, perjalanan dilanjutkan ke Ahmanson Theatre, Los Angeles. Penonton di sana dapat menyaksikan kisah Chihiro ini mulai 2 September hingga 24 Oktober 2027. Tur dunia kemudian akan ditutup dengan pementasan di London Coliseum, Inggris, dari Maret hingga Juli 2028.
Sayangnya, hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai kemungkinan Indonesia masuk dalam daftar kunjungan tur tersebut. Pihak Toho Co., Ltd. juga belum merilis detail mengenai daftar pemeran maupun mekanisme pembelian tiket bagi para calon penonton.
Pementasan di London Coliseum pada 2028 nantinya akan menjadi momen spesial. Lokasi ini sebelumnya pernah menjadi tempat pemutaran perdana adaptasi teater tersebut di Eropa pada 2024. Saat itu, pertunjukan yang dibintangi pemeran asli asal Jepang ini sukses besar dengan mencatatkan 300 ribu penonton dan seluruh tiket terjual habis.
Kesuksesan teater Spirited Away tidak lepas dari tangan dingin sutradara John Caird, sosok di balik kesuksesan musikal Les Miserables. Pertunjukan ini memukau audiens dengan orkestra langsung yang memainkan musik gubahan Joe Hisaishi, dipadukan desain panggung megah karya Jon Bausor.
Cerita aslinya sendiri mengisahkan petualangan Chihiro Ogino, gadis 10 tahun yang terjebak di dunia roh. Ia harus berjuang menyelamatkan orang tuanya yang berubah menjadi babi sambil bekerja di pemandian air panas milik penyihir Yubaba. Kisah penuh keberanian dan persahabatan ini tetap relevan bagi penonton dari berbagai generasi hingga saat ini.











