Langkah Senegal di Piala Dunia 2026 harus terhenti secara dramatis di babak 32 besar. Sempat di atas angin, Lions of Teranga justru menelan pil pahit setelah dikalahkan Belgia dengan skor 2-3.
Pertandingan yang berlangsung di Seattle pada Rabu, 1 Juli 2026 tersebut menjadi malam yang sulit dilupakan bagi tim asal Afrika itu. Harapan untuk melaju ke babak 16 besar yang sempat berada di depan mata buyar seketika.
Sepanjang jalannya laga, para pemain Senegal tampil dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka berhasil mendominasi permainan dan mengendalikan momen-momen krusial di lapangan.
Bahkan, Senegal sempat memimpin dengan keunggulan dua gol. Situasi tersebut membuat Belgia berada di ambang kekalahan dan terancam angkat koper lebih cepat dari turnamen akbar ini.
Namun, sepak bola memang kerap menyajikan skenario yang sulit dinalar. Situasi berbalik secara drastis saat pertandingan memasuki menit-menit akhir babak kedua.
Konsentrasi pemain Senegal yang mengendur dimanfaatkan dengan sangat baik oleh skuad Belgia. Serangan demi serangan yang dilancarkan tim lawan membuat pertahanan Senegal kewalahan hingga akhirnya runtuh.
Dalam kurun waktu yang sangat singkat, keunggulan dua gol yang sudah dibangun dengan susah payah lenyap begitu saja. Belgia berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2 untuk kemenangan mereka.
Kiper Senegal, Mory Diaw, terlihat tertunduk lesu saat melangkah keluar dari lapangan usai peluit panjang dibunyikan. Momen tersebut menjadi cerminan kekecewaan mendalam bagi seluruh tim dan pendukung mereka.
Mimpi yang semula tampak begitu indah seketika berubah menjadi kenangan paling pahit. Kemenangan yang sudah di depan mata justru terlepas hanya dalam hitungan menit saja.
Kekalahan ini sekaligus memastikan langkah Senegal di Piala Dunia 2026 harus berakhir di fase 32 besar. Sementara bagi Belgia, kemenangan ini menjadi bukti mentalitas mereka dalam mengejar ketertinggalan di laga krusial.
Hasil ini sekaligus menutup perjalanan Senegal yang sempat dijagokan untuk melangkah jauh. Peristiwa di Seattle ini pun kini menjadi pengingat betapa kejamnya sepak bola jika fokus hilang meski hanya sejenak.
Setelah laga ini, perhatian pecinta sepak bola dunia akan kembali tertuju pada pertandingan berikutnya. Salah satu partai menarik yang dinantikan adalah laga antara Spanyol melawan Austria pada 3 Juli 2026 mendatang.
Publik kini menanti apakah kejutan serupa akan terjadi kembali di babak gugur Piala Dunia kali ini. Namun bagi Senegal, mereka harus menerima kenyataan pahit bahwa perjuangan mereka telah berakhir di Seattle.











