Perkuat Kerja Sama Bilateral, Presiden Prabowo Sambut Hangat Kunjungan Kenegaraan Presiden Belarus di Jakarta

Heni Maulidya

Presiden Prabowo Subianto menyambut kedatangan Presiden Belarus Alexander Lukashenko dalam upacara kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (2/7). Pertemuan ini menandai langkah strategis kedua negara dalam mempererat hubungan diplomatik.

Prosesi penyambutan dimulai dengan iring-iringan kendaraan kenegaraan yang bergerak dari kawasan Monumen Nasional menuju Istana Merdeka. Rombongan Presiden Lukashenko mendapatkan pengawalan khusus dari pasukan berkuda serta motoris kepolisian.

Sepanjang jalur menuju istana, suasana tampak semarak oleh sambutan ratusan pelajar Indonesia. Mereka mengibarkan bendera Merah Putih dan bendera Belarus untuk menyambut tamu kehormatan tersebut.

Presiden Prabowo yang mengenakan jas abu-abu, dasi biru, serta peci hitam menyambut langsung kedatangan Lukashenko di halaman Istana. Keduanya kemudian berjabat tangan sebelum memulai rangkaian protokol resmi.

Dalam upacara tersebut, delegasi Belarus disambut dengan pertunjukan budaya Tari Enggang dari Kalimantan Timur. Penampilan ini menjadi simbol keramahan Indonesia dalam menerima kunjungan tamu negara.

Kedua kepala negara kemudian menuju beranda depan Istana Merdeka untuk melaksanakan upacara resmi. Agenda ini menjadi momentum krusial untuk membahas penguatan kerja sama bilateral di berbagai sektor strategis.

Presiden Prabowo memperkenalkan sejumlah menteri kabinet yang mendampinginya dalam pertemuan tersebut. Hadir antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Turut mendampingi pula Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Kehadiran para menteri ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam sektor ekonomi dan energi.

Di sisi lain, Presiden Lukashenko memperkenalkan delegasi Belarus yang ikut dalam lawatan tersebut. Anggota delegasi terdiri dari Wakil Perdana Menteri Victor Karankevich dan Menteri Luar Negeri Maxim Ryzhenkov.

Hadir juga Ketua Dewan Pusat Klub Olahraga Presiden Dmitri Lukashenko serta perwakilan penting lainnya dari Belarus. Termasuk di antaranya pejabat tinggi bidang keuangan, ilmu pengetahuan, hingga kesehatan negara tersebut.

Fokus utama pertemuan ini adalah membahas potensi kolaborasi strategis, khususnya dalam bidang pertanian dan sektor lainnya. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi kedua negara ke depan.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah untuk memperluas jalinan kemitraan internasional. Pertukaran ide dan teknologi antarnegara menjadi agenda prioritas dalam dialog kenegaraan hari ini.

Setelah rangkaian upacara dan perkenalan delegasi selesai, kedua pemimpin melanjutkan diskusi tertutup di dalam Istana Merdeka. Hasil dari pertemuan bilateral ini nantinya akan menjadi landasan kerja sama konkret antara Indonesia dan Belarus.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All