Piala Dunia 2026: Marcos Llorente Sebut Lamine Yamal Kunci Spanyol Singkirkan Austria

Heni Maulidya

Timnas Spanyol bersiap menghadapi Austria pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Laga krusial ini akan berlangsung di SoFi Stadium, Jumat dini hari pukul 02.00 WIB.

Bek Spanyol, Marcos Llorente, menyoroti peran vital Lamine Yamal. Ia menyebut pemain muda Barcelona itu sebagai andalan utama serangan La Furia Roja.

Llorente mengakui dirinya terus beradaptasi dengan gaya bermain Yamal. Ia harus menyesuaikan diri karena pola permainan di timnas berbeda dengan klubnya.

Menurut Llorente, situasi di Atletico Madrid sangat kontras dengan tim nasional. Di level klub, ia tidak memiliki rekan setim seperti Yamal.

Sebaliknya, saat membela timnas, ia tidak bermain bersama Giuliano Simeone. Keduanya kini berusaha saling mengenal karakter permainan di lapangan secara bertahap.

Llorente menilai bek lawan selalu kesulitan menghentikan pergerakan Yamal. Pemain muda tersebut dianggap memiliki kemampuan magis dalam mengubah jalannya pertandingan.

Bagi Llorente, bantuan tambahan dari rekan setim justru bisa membatasi ruang gerak Yamal. Ia merasa Yamal mampu bekerja secara mandiri dengan sangat baik.

Bek berusia 31 tahun ini mengaku sangat emosional membela Spanyol. Ini merupakan Piala Dunia kedua dalam perjalanan karier profesionalnya sebagai pesepak bola.

Llorente menegaskan ambisi besar untuk meraih kemenangan. Fokus utamanya adalah membawa Spanyol melaju ke babak selanjutnya tanpa memikirkan lawan.

Terkait status Spanyol sebagai tim favorit, Llorente memilih bersikap tenang. Ia enggan terbebani dengan label juara yang disematkan banyak pihak saat ini.

Ia tidak terlalu banyak mengikuti perkembangan pertandingan tim lain. Namun, ia menyadari bahwa persaingan di Piala Dunia tahun ini sangat ketat.

Llorente sempat menyoroti performa Prancis dan Portugal yang tampil impresif. Menurutnya, setiap tim kini memiliki potensi untuk memberikan kejutan besar di lapangan.

Pemain bernomor punggung lima ini memilih fokus pada persiapan tim. Ia ingin memberikan performa maksimal dalam setiap sesi latihan dan pertandingan.

Llorente tidak ingin terjebak dalam ekspektasi publik. Baginya, kemenangan adalah satu-satunya tujuan utama untuk melangkah lebih jauh di turnamen ini.

Pertandingan melawan Austria diprediksi akan berjalan sengit. Spanyol di bawah asuhan pelatihnya dituntut tampil disiplin demi mengamankan tiket ke babak 16 besar.

Seluruh mata pencinta sepak bola dunia kini tertuju pada SoFi Stadium. Duel ini menjadi ujian sesungguhnya bagi kedalaman skuad Spanyol di Piala Dunia 2026.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All