BMW Akhirnya Luncurkan iX5 60 xDrive: SUV Listrik Bertenaga 570 HP dengan Jarak Tempuh Tembus 700 Kilometer

Yohanes

BMW resmi melakukan langkah besar dalam portofolio kendaraan listriknya dengan memperkenalkan jajaran terbaru dari keluarga X5. Untuk pertama kalinya dalam sejarah model legendaris ini, BMW menghadirkan varian full elektrik yang diberi nama iX5 60 xDrive. Kehadiran mobil ini menandai perubahan strategi besar dari pabrikan otomotif asal Jerman tersebut dalam mengadopsi platform modular yang fleksibel untuk berbagai jenis mesin, mulai dari pembakaran internal, hibrida, hingga hidrogen.

Sebagai salah satu pemain kunci di segmen SUV premium, BMW iX5 60 xDrive hadir dengan spesifikasi yang sangat impresif. Mobil ini dibekali baterai berkapasitas masif mencapai 140kWh yang memungkinkan kendaraan menempuh jarak hingga 435 mil atau setara dengan sekitar 700 kilometer dalam satu kali pengisian daya berdasarkan standar EPA. Angka ini menempatkan iX5 sebagai salah satu mobil listrik dengan jangkauan terjauh yang tersedia di pasar Amerika Utara saat ini.

Keunggulan teknis tidak berhenti pada kapasitas baterai. BMW menyematkan arsitektur 800 volt yang mendukung kemampuan pengisian daya bi-directional hingga 450kW. Meskipun BMW belum merilis durasi pengisian resmi secara mendetail, estimasi teknis menunjukkan bahwa pengisian daya hingga 80 persen dapat dicapai hanya dalam waktu sekitar 20 menit pada stasiun pengisian daya cepat. Teknologi ini menjadi keunggulan kompetitif bagi BMW di tengah persaingan ketat pasar kendaraan listrik global.

Dari segi performa, iX5 60 xDrive benar-benar mencerminkan karakter BMW yang sporty. Mobil ini mengandalkan konfigurasi dual motor, yakni motor 325 tenaga kuda di bagian belakang dan 245 tenaga kuda di depan, yang secara total menghasilkan output 570 tenaga kuda. Dengan tenaga sebesar itu, SUV bongsor ini mampu berakselerasi dari posisi diam hingga kecepatan 62 mil per jam atau sekitar 100 km/jam hanya dalam waktu 4,7 detik.

Namun, performa tinggi tersebut harus dibayar dengan bobot kendaraan yang signifikan. Dengan berat mencapai 6.371 pon atau sekitar 2,8 ton, iX5 menjadi kendaraan produksi reguler terberat yang pernah dibuat oleh BMW. Untuk memastikan kenyamanan dan stabilitas pengendalian pada kendaraan seberat ini, BMW melengkapi iX5 dengan sistem suspensi udara penuh. Sebagai opsi tambahan, konsumen juga bisa mendapatkan fitur active anti-roll bars dan sistem kemudi empat roda untuk meningkatkan kelincahan bermanuver di jalan raya.

Desain eksterior BMW iX5 juga membawa penyegaran yang cukup berani melalui bahasa desain Neue Klasse. Perubahan yang paling mencolok terlihat pada lampu depan yang kini mengadopsi bentuk huruf X, sebuah elemen visual yang memberikan identitas unik sekaligus mempertegas branding X5. BMW juga melakukan langkah radikal dengan menghilangkan gagang pintu konvensional dan menggantinya dengan tombol operasi bergaya winglet yang membuat tampilan samping mobil terlihat lebih aerodinamis dan modern.

Masuk ke bagian interior, BMW melakukan perombakan besar-besaran dengan menanggalkan beberapa fitur ikonik seperti kenop iDrive dan desain pintu bagasi split folding yang selama ini menjadi ciri khas X5. Sebagai gantinya, pengemudi akan disambut dengan layar sentuh tengah berukuran raksasa 17,9 inci yang dipadukan dengan layar penumpang opsional berukuran 14,6 inci. Sistem hiburan ini ditenagai oleh perangkat lunak Operating System X berbasis Android Open-Source Project yang menawarkan integrasi aplikasi, video, dan fitur gaming yang luas.

Komitmen BMW terhadap kenyamanan kabin juga ditunjukkan melalui kualitas sistem audio yang ditawarkan. Pengguna bisa memilih sistem standar 12-speaker dengan output 280 watt atau meningkatkan pengalaman audio mereka dengan sistem Bowers & Wilkins Dolby Atmos yang mampu menghasilkan tenaga hingga 775 watt. Selain itu, fitur konektivitas seperti Apple CarPlay dan Android Auto tetap tersedia sebagai standar, memastikan integrasi smartphone yang mulus bagi seluruh pengguna.

Strategi BMW untuk menyatukan berbagai jenis powertrain dalam satu platform X5 ini dinilai sebagai langkah efisiensi yang krusial. Selain varian listrik iX5, BMW tetap mempertahankan opsi mesin konvensional bensin, diesel, hingga plug-in hybrid dan hidrogen. Semua varian ini dibangun di atas platform yang sama, yang memungkinkan BMW untuk beradaptasi dengan permintaan pasar global yang beragam tanpa harus melakukan kompromi pada kualitas maupun ruang interior.

Mengenai harga, BMW iX5 60 xDrive akan dipasarkan dengan harga mulai dari 79.800 dolar AS, belum termasuk biaya pengiriman. Sebagai perbandingan, BMW juga menawarkan X5 50e plug-in hybrid dengan harga 77.500 dolar AS dan varian mesin pembakaran internal standar X5 40 dengan harga mulai dari 69.800 dolar AS. Mengingat reputasi merek dan segmentasi harga rata-rata mobil di pasar Amerika, angka ini dianggap cukup kompetitif bagi sebuah SUV mewah kelas atas.

Seluruh jajaran terbaru X5, termasuk varian listrik iX5 60 xDrive, dijadwalkan akan mulai tersedia di dealer-dealer resmi pada akhir tahun 2026. Peluncuran ini bukan sekadar penambahan model baru dalam lini produk BMW, melainkan sebuah pernyataan komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan teknologi elektrifikasi ke dalam model paling populer mereka tanpa menghilangkan esensi berkendara khas BMW. Dengan spesifikasi baterai dan performa yang ditawarkan, iX5 diprediksi akan menjadi penantang serius bagi para kompetitor di segmen SUV listrik premium di seluruh dunia.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All