Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti kepada 12 Satuan Polri di Hari Bhayangkara Ke-80

Danu Ilham

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin langsung upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Satuan Latihan Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 1 Juli 2026. Dalam momentum bersejarah tersebut, Presiden memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran kepolisian dengan menganugerahkan tanda kehormatan Samkaryanugara Nugraha Sakanti kepada dua satuan kerja dan sepuluh Kepolisian Daerah. Penghargaan bergengsi ini menjadi bentuk pengakuan negara atas dedikasi dan kontribusi nyata institusi kepolisian dalam menjaga keamanan serta melayani masyarakat di seluruh penjuru tanah air.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Presiden Prabowo didampingi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat melakukan prosesi penyematan tanda kehormatan. Sebelum memasuki rangkaian seremoni utama, Presiden sempat melakukan inspeksi kesiapan pasukan dengan meninjau langsung barisan personel menggunakan kendaraan taktis Maung. Langkah ini menunjukkan sinergi kuat antara pimpinan tertinggi negara dengan garda terdepan penegak hukum dalam memastikan stabilitas nasional tetap terjaga.

Dua satuan kerja yang berhasil meraih penghargaan Samkaryanugara Nugraha Sakanti adalah Divisi Hukum Polri dan Pusat Keuangan Polri. Keduanya dinilai telah menunjukkan kinerja luar biasa dalam mendukung operasional serta tata kelola institusi kepolisian. Sementara itu, sepuluh Kepolisian Daerah yang menerima penghargaan serupa meliputi Polda Metro Jaya, Polda Banten, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Timur, Polda Sumatera Utara, Polda Riau, Polda Lampung, Polda Kalimantan Tengah, serta Polda NTB.

Keputusan pemberian penghargaan tersebut dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden dengan penekanan bahwa anugerah ini diberikan atas jasa besar kesatuan-kesatuan tersebut kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Nugraha Sakanti sendiri merupakan bentuk penghormatan bagi satuan Polri yang dinilai memiliki prestasi melampaui tugas pokoknya, baik dalam aspek operasional maupun pelayanan publik yang berdampak luas bagi stabilitas sosial.

Upacara Hari Bhayangkara tahun ini berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting nasional. Salah satu momen yang menarik perhatian publik adalah pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Sebelum upacara resmi dimulai, Presiden Prabowo tampak menyapa para tamu di panggung utama, di mana ia memberikan sikap hormat yang kemudian dibalas dengan gestur serupa oleh Joko Widodo sebelum keduanya bersalaman dengan hangat. Kehadiran para tokoh ini memperkuat pesan persatuan di tengah perayaan hari lahir Polri yang ke-80.

Selain Joko Widodo, sederet pejabat tinggi negara lainnya turut hadir menyaksikan perhelatan akbar ini. Di antaranya adalah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, serta istri Presiden ke-4 RI Sinta Nuriyah. Turut hadir pula Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi. Kehadiran para pimpinan lembaga negara ini menegaskan dukungan penuh terhadap transformasi kepolisian di usia yang telah menginjak delapan dekade.

Puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini tidak hanya diisi dengan upacara formal, tetapi juga dimeriahkan dengan keterlibatan sekitar 9.000 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan perwakilan masyarakat. Atmosfer di Satuan Latihan Brimob Cikeas menjadi sangat meriah dengan adanya rangkaian parade defile yang menunjukkan kedisiplinan dan kekuatan personel. Selain itu, masyarakat yang hadir juga disuguhkan dengan pameran alat utama dan khusus yang merupakan produk domestik, sebagai bukti kemandirian industri pertahanan dan keamanan nasional.

Sebagai rangkaian dari perayaan tersebut, Polri juga menyalurkan berbagai bantuan sosial yang menyasar masyarakat luas sebagai wujud kedekatan kepolisian dengan rakyat. Kegiatan ini mencerminkan semangat Polri yang presisi dan humanis, selaras dengan tema besar Hari Bhayangkara tahun 2026. Keberhasilan acara ini menjadi tolok ukur bagi Polri untuk terus berbenah dan meningkatkan profesionalitas di tengah tantangan global dan domestik yang semakin kompleks.

Penghargaan Samkaryanugara Nugraha Sakanti yang diberikan oleh Presiden Prabowo diharapkan dapat menjadi pemacu motivasi bagi seluruh satuan di Polri untuk terus memberikan pelayanan prima. Dengan usia yang telah mencapai 80 tahun, Polri diharapkan tetap konsisten dalam menjalankan peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta penegak hukum yang berintegritas. Peringatan di Cikeas ini bukan sekadar perayaan rutin, melainkan refleksi atas pengabdian panjang Polri dalam menjaga kedaulatan serta ketertiban di tengah dinamika masyarakat Indonesia yang terus berkembang.

Ke depan, tantangan bagi kepolisian tentu tidak akan semakin ringan, terutama dengan perkembangan teknologi dan dinamika kejahatan transnasional. Namun, melalui sinergi yang ditunjukkan antara TNI, Polri, dan dukungan penuh dari pemerintah pusat, diharapkan stabilitas keamanan nasional tetap terjaga dengan baik. Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 ini pun menjadi penanda optimisme bahwa Polri siap melangkah menuju masa depan yang lebih modern dan dicintai oleh seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All