Pebalap Aprilia Racing, Jorge Martin, tampil gemilang dengan merebut pole position pada sesi kualifikasi Tissot Grand Prix Belanda di Sirkuit TT Assen. Martin mencatatkan waktu impresif 1:30.812, mengungguli Ai Ogura dari SuperFile Trackhouse MotoGP Team dengan selisih yang benar-benar tipis, hanya 0,011 detik. Hasil ini sekaligus menandai sejarah baru bagi Aprilia, yang untuk pertama kalinya berhasil mengunci empat posisi teratas di grid MotoGP.
Kemenangan Martin di kualifikasi Assen, sirkuit yang dijuluki "Cathedral of Speed" ini, menjadi pole position pertamanya sejak musim 2024. Pencapaian ini menandakan kembalinya kecepatan dan konsistensi pebalap Spanyol tersebut setelah beberapa seri terakhir. Dengan torehan waktu impresif tersebut, Martin tidak hanya membuktikan dominasinya tetapi juga memberikan sinyal kuat kepada para pesaingnya jelang Sprint Race dan balapan utama.
Momen bersejarah tercipta bagi Aprilia di kualifikasi MotoGP Belanda. Untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka di kelas utama, pabrikan asal Noale ini berhasil menempatkan keempat motornya di barisan terdepan. Jorge Martin memimpin, diikuti oleh Ai Ogura (SuperFile Trackhouse MotoGP Team) di posisi kedua, dan rekan setim Martin di Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, di posisi ketiga. Dominasi ini dilengkapi oleh Raul Fernandez (SuperFile Trackhouse MotoGP Team) di urutan keempat, sebuah prestasi luar biasa yang menegaskan progres signifikan Aprilia.
Pertarungan untuk pole position berlangsung sangat ketat, terutama di menit-menit terakhir sesi kualifikasi kedua (Q2). Jorge Martin berhasil mengungguli Ai Ogura dengan margin yang nyaris tidak terlihat, hanya 0,011 detik, menunjukkan betapa kompetitifnya persaingan di lintasan. Kehadiran Marco Bezzecchi di posisi ketiga, sebagai pimpinan klasemen sementara, semakin memperkuat barisan depan Aprilia yang siap memberikan perlawanan sengit di balapan.
Drama tak terhindarkan mewarnai kualifikasi ini ketika Raul Fernandez sempat memukau dengan catatan waktu yang menempatkannya di posisi provisional pole. Namun, kegembiraan tersebut harus sirna setelah lap tercepatnya dibatalkan karena terbukti melanggar batas lintasan (track limits). Akibatnya, Fernandez harus puas turun ke posisi keempat, meskipun masih berhasil mengamankan tempat di barisan terdepan yang didominasi oleh motor Aprilia RS-GP.
Sesi kualifikasi kedua dipenuhi dengan aksi saling salip dan perubahan posisi di papan waktu. Marco Bezzecchi memulai dengan performa impresif, memimpin di awal sesi sebelum Raul Fernandez dan kemudian Jorge Martin secara bergantian menunjukkan kecepatannya. Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo Team juga sempat masuk ke barisan depan secara provisional, namun akhirnya akan start dari posisi kelima. Sayangnya, Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) kembali menghadapi masalah teknis untuk kedua kalinya pada hari Sabtu, memupuskan harapannya untuk bersaing di barisan depan dan membuatnya harus start dari posisi kedelapan.
Sebelum memasuki Q2, sesi Q1 juga menyajikan ketegangan tersendiri. Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) dan Joan Mir (Honda HRC Castrol) berhasil menunjukkan performa terbaik mereka untuk merebut dua tiket tersisa menuju Q2. Diogo Moreira (Pro Honda LCR) nyaris lolos, namun kecelakaan di satu setengah menit terakhir sesi membuatnya tidak bisa memperbaiki catatan waktu. Pebalap asal Brasil ini harus memulai balapan dari posisi ke-13, sekaligus mengakhiri rentetan penampilan konsistennya di Q2.
Di luar empat pebalap Aprilia yang menguasai grid terdepan, Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) akan memulai balapan dari posisi kelima. Juara dunia bertahan ini memiliki rekam jejak kemenangan berkali-kali di Assen, menjadikannya ancaman serius meskipun start dari baris kedua. Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) menempati posisi keenam, diikuti oleh Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) di posisi ketujuh. Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) akan start dari P8, sementara Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) melengkapi baris ketiga di posisi kesembilan. Joan Mir (Honda HRC Castrol) menempati P10, Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) di P11, dan Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP), yang telah dinyatakan fit setelah kecelakaan pada hari Jumat, akan memulai dari posisi ke-12.
Hasil kualifikasi yang dominan ini menandakan kebangkitan Aprilia, terutama setelah performa yang "dramatis" di Brno pada seri sebelumnya. Di sisi lain, tim satelit SuperFile Trackhouse juga menunjukkan potensi besar, dengan Ai Ogura yang tampil konsisten dan sebelumnya meraih podium ganda, meskipun rekan setimnya, Raul Fernandez, sempat terganggu masalah kesehatan. Dominasi motor RS-GP di Assen sejauh ini menunjukkan bahwa pabrikan Italia tersebut telah menemukan setelan yang ideal di sirkuit legendaris ini, menciptakan ekspektasi tinggi untuk balapan.
Dengan formasi grid yang menakjubkan dan empat motor Aprilia berada di posisi teratas, Sprint Race pada Sabtu pukul 15:00 CEST dan balapan utama Grand Prix pada Minggu pukul 14:00 CEST dipastikan akan menyuguhkan tontonan yang mendebarkan. Pertanyaan besar kini adalah, mampukah Jorge Martin dan Aprilia mempertahankan momentum dominasi ini saat lampu start padam dan pertarungan sesungguhnya dimulai? Para penggemar MotoGP di seluruh dunia tentu tak ingin melewatkan aksi di "Cathedral of Speed" akhir pekan ini, yang berpotensi menjadi salah satu balapan paling memorable musim ini.











