Hasil imbang 2-2 melawan tim promosi Hull City di Stamford Bridge meninggalkan kekecewaan tersendiri bagi Chelsea. Meski telah melakukan perombakan skuad, performa tim masih belum memuaskan pelatih dan para pemainnya.
Pemain bertahan Chelsea, Marcos Alonso, menjadi salah satu yang menyuarakan ketidakpuasannya. Ia menilai timnya masih menunjukkan “kelemahan” yang sama meski telah melakukan perubahan. “Kami bermain di kandang, kami harus memenangkan pertandingan ini. Kami tidak bisa kebobolan dua gol mudah seperti itu. Kami harus lebih baik,” ujar Alonso seusai pertandingan.
Alonso secara spesifik menyoroti pertahanan tim yang dinilainya terlalu “lunak” atau “soft”. Menurutnya, hal ini menjadi masalah berulang yang perlu segera diatasi. “Saya pikir kami menunjukkan beberapa kelemahan yang sama seperti musim lalu. Kami bermain lebih baik di babak kedua, tetapi itu tidak cukup,” keluhnya.
Pertandingan melawan Hull City, yang baru saja promosi ke Liga Primer, seharusnya bisa dimanfaatkan Chelsea untuk meraih poin penuh. Namun, tim besutan Maurizio Sarri ini justru tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya mampu menyamakan kedudukan. Gol-gol Chelsea dicetak oleh Alvaro Morata pada menit ke-75 dan penyerang pengganti Olivier Giroud pada menit ke-81. Sementara itu, Hull City sempat unggul melalui gol-gol yang dicetak oleh Kamil Grosicki pada menit ke-11 dan gol bunuh diri pemain Chelsea, Andreas Christensen, pada menit ke-17.
Hasil ini tentu menjadi catatan penting bagi Chelsea. Meskipun ada beberapa perbaikan yang terlihat, terutama di babak kedua, namun konsistensi dan kekuatan mental tim masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Maurizio Sarri. Alonso menegaskan perlunya perubahan sikap dan determinasi dari seluruh pemain agar Chelsea bisa kembali ke jalur kemenangan.
