Sebanyak 907 kilogram metamfetamin, atau yang dikenal sebagai sabu, berhasil digagalkan penyelundupannya di McAllen, Texas, Amerika Serikat. Penemuan mengejutkan ini terjadi pada Jumat, 11 September lalu, ketika petugas menemukan narkoba tersebut disembunyikan di dalam tumpukan kubis.
Upaya penyelundupan yang cerdik ini berhasil diungkap oleh petugas Patroli Perbatasan Amerika Serikat. Dalam operasi penegakan hukum tersebut, sabu seberat 907 kilogram ditemukan tersembunyi secara rapi di dalam sayuran kubis yang dibawa oleh sebuah truk.
Petugas patroli menghentikan sebuah truk yang mencurigakan di pos pemeriksaan di Interstate 2 (I-2) di dekat Palmview, Texas. Setelah melakukan pemeriksaan mendalam, petugas menemukan tumpukan kubis yang ternyata menjadi ‘pakaian’ bagi ratusan kilogram sabu.
Menurut pernyataan resmi dari Patroli Perbatasan Amerika Serikat, penangkapan ini merupakan salah satu penyitaan narkoba terbesar yang pernah dilakukan di wilayah tersebut. Nilai pasar dari sabu yang berhasil disita diperkirakan mencapai jutaan dolar.
“Tim kami terus berupaya keras untuk mengamankan perbatasan dan mencegah masuknya barang terlarang ke wilayah Amerika Serikat,” ujar seorang juru bicara Patroli Perbatasan Amerika Serikat dalam siaran persnya. “Penyitaan ini menunjukkan dedikasi dan kewaspadaan petugas kami dalam melawan peredaran narkoba.”
Truk yang membawa muatan terlarang tersebut beserta seluruh isinya langsung diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut. Identitas pengemudi dan jaringan di balik upaya penyelundupan ini masih dalam proses pendalaman oleh pihak berwenang.
Penangkapan ini menjadi pengingat akan modus-modus baru yang terus dikembangkan oleh para pelaku kejahatan narkoba untuk mengelabui petugas. Penggunaan komoditas pertanian seperti kubis sebagai sarana penyelundupan menunjukkan betapa lihainya para sindikat dalam menjalankan aksinya.
