Seorang remaja berusia 15 tahun berhasil diselamatkan setelah terapung selama tiga hari di perairan Alaska setelah kapal penangkap ikan yang ditumpanginya terbalik. Tragisnya, dua penumpang lain dari kapal nahas tersebut, yang merupakan kakak dan sepupunya, dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tersebut.
Pencarian intensif akhirnya membuahkan hasil ketika remaja yang tidak disebutkan namanya itu ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim penyelamat. Detail mengenai bagaimana ia bertahan hidup selama berhari-hari di lautan yang dingin dan ganas masih menjadi fokus penyelidikan lebih lanjut.
Insiden ini terjadi pada hari Minggu, 22 Oktober, ketika kapal penangkap ikan tersebut mengalami musibah. Cuaca buruk diduga menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan kapal terbalik. Tim penyelamat gabungan dari United States Coast Guard dan Alaska Air National Guard dikerahkan segera setelah laporan hilangnya kapal diterima.
Menurut laporan dari United States Coast Guard, remaja tersebut ditemukan sekitar pukul 14:30 waktu setempat pada hari Rabu, 25 Oktober. Ia ditemukan terapung di dekat Pulau Middleton, sekitar 150 mil tenggara Anchorage. Kondisinya saat ditemukan dilaporkan stabil, meskipun mengalami hipotermia ringan.
Petugas penyelamat yang berhasil mencapai lokasi segera memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi remaja tersebut ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Pihak berwenang masih terus melakukan pencarian terhadap potensi korban lain atau puing-puing kapal yang mungkin belum ditemukan.
Keluarga korban yang selamat dan yang meninggal dilaporkan telah dihubungi oleh pihak berwenang. Keterangan lebih lanjut mengenai identitas korban yang meninggal dan kronologi lengkap kejadian masih menunggu konfirmasi resmi dari otoritas terkait. Peristiwa ini kembali mengingatkan akan bahaya melaut, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak menentu.
