Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) telah merilis daftar resmi pemain dan pasangan yang berhasil lolos kualifikasi untuk BWF World Championships 2026, yang dijadwalkan akan bergulir di New Delhi, India, pada 17-23 Agustus 2026. Pengumuman ini menandai langkah penting dalam persiapan turnamen akbar yang akan mempertemukan para pebulu tangkis terbaik dunia untuk memperebutkan gelar juara dunia.
Semua juara bertahan dari lima kategori yang dipertandingkan telah mengonfirmasi partisipasi mereka. Di antaranya, Shi Yu Qi (tunggal putra), Kim Won Ho/Seo Seung Jae (ganda putra), dan Liu Sheng Shu/Tan Ning (ganda campuran) berhasil mengamankan posisi teratas dalam daftar kualifikasi. Sementara itu, Akane Yamaguchi, juara bertahan tunggal putri, menempati peringkat ketiga, dan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, pasangan ganda campuran juara bertahan, berada di posisi keempat.
Proses kualifikasi ini didasarkan pada Peringkat Dunia BWF per tanggal 28 April 2026, sesuai dengan regulasi yang tertuang dalam Statuta BWF 5.3.9 mengenai Kelayakan dan Pemrosesan Entri untuk Kejuaraan Dunia. Kualifikasi ini memastikan bahwa para atlet yang menunjukkan performa konsisten dan meraih hasil terbaik di panggung dunia berhak tampil di turnamen prestisius ini.
Terdapat kuota yang ditetapkan untuk setiap kategori, dengan 64 pemain di sektor tunggal putra dan tunggal putri. Sementara itu, untuk tiga nomor ganda, yakni ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran, masing-masing akan diikuti oleh 48 pasangan. Jumlah kuota ini dirancang untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi talenta bulu tangkis global untuk bersaing.
Menariknya, Prancis, yang semakin menunjukkan taringnya sebagai kekuatan baru di bulu tangkis dunia, berhasil menempatkan tiga wakilnya di nomor tunggal putra. Jumlah ini setara dengan negara-negara tradisional kuat seperti Tiongkok, Jepang, dan Denmark, menunjukkan persaingan yang semakin merata di level internasional. Kehadiran Prancis di barisan teratas menjadi bukti perkembangan pesat mereka dalam beberapa tahun terakhir.
Selain berdasarkan peringkat dunia, terdapat pula jaminan satu tempat bagi perwakilan dari lima konfederasi benua, serta tuan rumah. Hal ini memastikan representasi yang lebih luas dari berbagai belahan dunia. Sebagai contoh di sektor tunggal putri, An Se Young mewakili Asia, Michelle Li dari Pan Am, Mia Blichfeldt dari Eropa, Fadilah Shamika Mohamed Rafi dari Afrika, dan Shaunna Li dari Oseania. Sementara itu, sebagai tuan rumah, India menempatkan juara dunia 2019, Pusarla V Sindhu, untuk mengisi slot tuan rumah.
Peraturan BWF juga mengatur batas maksimal jumlah peserta dari satu negara. Sebuah negara dapat mengirimkan maksimal empat pemain atau pasangan jika semuanya berada dalam peringkat delapan besar dunia. Jika berada dalam peringkat 24 besar, maksimal tiga wakil dapat dikirimkan. Sementara itu, jika berada dalam peringkat 150 besar pada tanggal penentuan kelayakan, maksimal dua wakil dapat berpartisipasi.
Lebih lanjut, BWF juga telah menerbitkan daftar cadangan (reserves) untuk setiap kategori. Para pemain atau pasangan yang masuk dalam daftar cadangan ini akan berhak menggantikan jika ada peserta yang mengundurkan diri. Pengisian kekosongan ini akan dilakukan dengan tetap memperhatikan batasan maksimal empat wakil dari satu negara di setiap kategori.
Daftar lengkap para pemain dan pasangan yang lolos kualifikasi, serta daftar cadangan, dapat diakses melalui tautan resmi yang disediakan oleh BWF. Pengumuman ini menjadi penanda dimulainya hitung mundur menuju salah satu turnamen bulu tangkis paling bergengsi di dunia, yang akan memunculkan juara-juara baru dan mengukuhkan dominasi para bintang yang sudah ada.
BWF World Championships selalu menjadi panggung pembuktian bagi para atlet untuk meraih impian tertinggi dalam karier mereka. Dengan kualifikasi yang telah ditetapkan, para penggemar bulu tangkis di seluruh dunia dapat bersiap menyaksikan pertarungan sengit dan penampilan spektakuler di New Delhi tahun 2026. Persiapan matang dari para atlet dan penyelenggara menjadi kunci kesuksesan turnamen ini.











