Tim SAR mengerahkan Helikopter Dauphin dalam upaya pencarian intensif terhadap lima jurnalis yang dilaporkan hilang di perairan Selat Sunda. Pengerahan armada udara ini menjadi bagian krusial dari operasi penyelamatan yang dilancarkan sejak hilangnya para awak media tersebut.
Menurut informasi yang dihimpun, Helikopter Dauphin dipilih karena kemampuannya dalam melakukan manuver di area yang luas dan medan pencarian yang kompleks seperti Selat Sunda. Kondisi cuaca yang dilaporkan cerah turut mendukung pelaksanaan operasi pemantauan udara secara maksimal. Tim SAR mengandalkan pengamatan visual dari ketinggian untuk mendeteksi keberadaan para jurnalis atau puing-puing yang mungkin berkaitan dengan hilangnya mereka.
Pencarian difokuskan pada area strategis di Selat Sunda, mengingat lokasi terakhir kontak atau perkiraan titik hilangnya para jurnalis. Upaya ini melibatkan koordinasi antar berbagai instansi terkait, termasuk Basarnas, TNI Angkatan Laut, dan badan SAR daerah. Selain pemantauan udara, tim SAR juga terus memantau pergerakan arus laut dan informasi dari nelayan serta kapal-kapal yang melintas di wilayah tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi pasti mengenai nasib kelima jurnalis tersebut. Tim gabungan terus bekerja tanpa kenal lelah, mengerahkan segala sumber daya yang ada, termasuk Helikopter Dauphin, demi menemukan mereka dalam keadaan selamat.
