Saturday, 12 September 2026
BREAKING
BERITA

Tiga Helikopter Chinook Jepang di Bawah Kendali Lanud Supadio untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Oleh Emanuel September 12, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Tiga unit helikopter angkut berat CH-47 Chinook milik Angkatan Udara Bela Diri Jepang (JASDF) kini berada di Kalimantan dan beroperasi di bawah kendali Pangkalan Udara (Lanud) Supadio, Pontianak. Kehadiran armada udara canggih ini merupakan wujud nyata dukungan Jepang dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.

Pengerahan helikopter-helikopter ini merupakan bagian dari rangkaian Latihan Bersama antara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) dan JASDF. Latihan yang berlangsung sejak 20 Mei hingga 2 Juni 2024 ini berfokus pada skenario penanggulangan bencana, khususnya karhutla, yang kerap menjadi tantangan serius di Indonesia, termasuk Kalimantan.

Komandan Lanud Supadio, Marsekal Pertama TNI Palito Sitorus, menjelaskan bahwa ketiga helikopter Chinook tersebut akan digunakan untuk mendukung operasi pemadaman karhutla. “Helikopter ini kita gunakan untuk mendukung operasi karhutla, tentunya kita optimalkan untuk membantu masyarakat,” ujar Marsma TNI Palito Sitorus pada Selasa (21/5/2024).

Helikopter CH-47 Chinook dikenal memiliki kapasitas angkut yang besar, menjadikannya ideal untuk misi pengangkutan personel, logistik, maupun air tanker dalam skala besar. Kemampuannya dalam terbang dalam berbagai kondisi cuaca dan medan membuatnya menjadi aset berharga dalam operasi pemadaman karhutla yang seringkali membutuhkan respons cepat dan mobilitas tinggi.

Lebih lanjut, Marsma TNI Palito Sitorus menekankan bahwa seluruh operasional helikopter Chinook akan terkoordinasi penuh dengan Lanud Supadio. Hal ini penting untuk memastikan efektivitas dan keamanan pelaksanaan misi. “Semua di bawah kendali kita di Lanud Supadio, jadi kita yang mengendalikan dan mengatur,” tegasnya.

Dukungan Jepang melalui pengerahan helikopter Chinook ini mencerminkan komitmen kedua negara dalam memperkuat kerja sama pertahanan dan penanggulangan bencana. Latihan bersama ini tidak hanya meningkatkan kapabilitas TNI AU dan JASDF dalam menghadapi karhutla, tetapi juga mempererat hubungan bilateral kedua negara.

Keberadaan helikopter-helikopter ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di Kalimantan, menjaga kelestarian lingkungan, serta melindungi masyarakat dari dampak buruk kabut asap.

Bagikan: Facebook X WhatsApp