Upaya pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda terus digencarkan. Tim SAR Gabungan memutuskan untuk memperluas area pencarian guna meningkatkan peluang menemukan mereka.
Peristiwa ini bermula ketika kapal yang ditumpangi rombongan tersebut dilaporkan hilang kontak pada hari Minggu, 11 Februari 2024. Lima jurnalis yang terdiri dari dua wartawan dari MNC Group, dua dari tvOne, dan satu dari Transmedia, bersama dengan tiga awak kapal, belum diketahui keberadaannya hingga kini. Kelima jurnalis tersebut adalah Budianto (MNC Group), Rizal (MNC Group), Fajar (tvOne), Ilham (tvOne), dan Rian (Transmedia).
Kepala Basarnas Banten, Aris Witjonsyah, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan berbagai unsur SAR dalam operasi ini. “Kami mengerahkan personel dari berbagai unsur, termasuk Kapal Negara (KN) SAR 408, Rigid Inflatable Boat (RIB) Basarnas, kapal patroli Bea Cukai, dan beberapa kapal nelayan,” ujar Aris dalam keterangan persnya.
Perluasan area pencarian dilakukan berdasarkan analisis dan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber. “Area pencarian kami perluas hingga radius 30 mil laut dari titik terakhir kontak hilang,” jelas Aris. Langkah ini diambil untuk mencakup kemungkinan terbawa arus yang lebih luas.
Selain melibatkan unsur laut, pencarian juga menyentuh sektor udara. Helikopter milik Basarnas dikerahkan untuk memantau perairan dari ketinggian, memberikan pandangan yang lebih luas dan detail. Tim SAR gabungan juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk TNI AL, Polairud, dan nelayan setempat, untuk mendapatkan informasi terkini dan mempercepat proses pencarian.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda keberadaan kelima jurnalis dan tiga kru kapal tersebut. Tim SAR Gabungan berkomitmen untuk terus melakukan upaya pencarian maksimal hingga mereka ditemukan.
