Fitur peta pada jam tangan kini bukan lagi kemewahan eksklusif. Dulu, pengguna harus merogoh kocek dalam untuk mendapatkan jam tangan dengan kemampuan peta offline. Namun, tren ini berubah, menghadirkan beberapa opsi menarik di segmen menengah bahkan entry-level. Artikel ini mengulas jam tangan lari terkini yang menawarkan fitur peta tanpa menguras kantong.
Kemampuan peta pada jam tangan lari merupakan peningkatan signifikan dari sekadar pelacakan GPS dan navigasi ‘breadcrumb’. Pelacakan GPS (atau GNSS) memungkinkan jam tangan mengetahui lokasi pengguna, mengukur jarak, dan kecepatan. Sementara itu, navigasi ‘breadcrumb’ menampilkan jejak rute yang telah dilalui atau rute yang akan didatangi dalam bentuk garis pada latar belakang kosong. Fitur ini juga bisa memberikan petunjuk arah belok demi belok, namun tanpa informasi visual mengenai lingkungan sekitar.
Yang membedakan jam tangan dengan peta adalah kemampuannya menampilkan informasi geografis di sekitar pengguna secara detail. Pengguna dapat melihat nama jalan, jembatan, sungai, atau fitur geografis penting lainnya, memberikan konteks visual yang lebih baik saat mengikuti rute. Hal ini memudahkan identifikasi persimpangan, penyeberangan jalan, atau posisi relatif terhadap danau dan jalan raya. Beberapa jam tangan bahkan mampu merencanakan navigasi langsung dari perangkat, meskipun sebagian besar hanya menampilkan peta sebagai latar belakang visual.
Peta membutuhkan ruang penyimpanan pada jam tangan, sehingga kapasitas memori menjadi pertimbangan, terutama jika pengguna juga ingin menyimpan musik. Proses pengunduhan peta biasanya dilakukan melalui ponsel saat terhubung ke koneksi data yang baik. Namun, peta yang sudah terunduh dapat digunakan berulang kali tanpa memerlukan koneksi internet.
Salah satu pilihan teratas untuk jam tangan dengan peta adalah Garmin Forerunner 970, yang dibanderol seharga $750. Merek Garmin dikenal dengan kualitas pemetaan yang sangat baik, meskipun umumnya disematkan pada model-model premiumnya seperti seri Fenix yang bisa mencapai lebih dari $1.000. Model Forerunner seri 9, seperti 965 dan 955, juga dilengkapi fitur peta. Model lain dari Garmin, seperti 165 atau 570, hanya menawarkan navigasi ‘breadcrumb’.
Bagi yang mencari opsi lebih terjangkau dan terkesan dengan pembaruan fitur, Coros Pace 4 menjadi pilihan menarik dengan harga $249. Jam tangan ini baru saja mendapatkan pembaruan perangkat lunak yang menyertakan fitur peta, menjadikannya pilihan favorit untuk segala jenis lari, termasuk eksplorasi rute baru. Keterbatasan penyimpanan pada Pace 4 memungkinkan penyimpanan peta untuk area yang relatif kecil, misalnya sebagian besar wilayah Pennsylvania, namun tidak untuk seluruh Amerika Serikat.
Di segmen menengah, Suunto Run 2 menawarkan jam tangan dengan peta seharga $399. Model Suunto lainnya, Race 2, dibanderol $499. Suunto diapresiasi karena menampilkan panah arah yang jelas saat mengikuti rute yang diunduh, serta performa peta yang baik.
Untuk pilihan paling ekonomis, Amazfit Active Max hadir dengan harga $170. Merek Amazfit dari Zepp dikenal mampu menghadirkan fitur premium ke dalam jam tangan budget. Active Max menawarkan peta offline pada layar AMOLED yang besar dan cerah. Meskipun performa akurasi dan fitur dasarnya cukup baik, seperti yang diuji oleh penulis dan Meredith Dietz dari Lifehacker, antarmuka aplikasi dan responsivitas jam tangan terkadang terasa kurang halus dibandingkan merek lain. Namun, bagi pemula yang mencari jam tangan lari pertama dengan fitur peta, Amazfit Active Max adalah pilihan yang sangat layak.
