Francesco Bagnaia mengungkapkan bahwa ia terpaksa mengadopsi gaya balap yang “sangat defensif” saat melakoni seri MotoGP di Misano. Pernyataan ini muncul di tengah kelanjutan tren performa yang kurang memuaskan baginya, di mana ia merasa terdorong untuk menjaga keselamatan demi menghindari insiden kecelakaan.
Bagnaia, yang merupakan pembalap Ducati Lenovo Team, mengutarakan rasa frustrasinya atas kondisi yang dialaminya. “Saya harus membalap dengan sangat defensif,” ujarnya seperti dikutip. Ia menjelaskan bahwa kendali atas motornya tidak sepenuhnya optimal, sehingga mendorongnya untuk lebih berhati-hati dalam setiap manuver. “Saya tidak bisa mendorong seperti yang saya inginkan, karena jika saya mendorong, saya akan jatuh.”
Situasi ini menjadi sorotan mengingat Bagnaia adalah salah satu pembalap yang diharapkan mampu bersaing di papan atas. Namun, beberapa seri terakhir menunjukkan bahwa ia belum menemukan performa terbaiknya. Di Misano, balapan yang berlangsung pada Minggu, 10 September 2023, menjadi bukti nyata dari tantangan yang dihadapinya.
Lebih lanjut, Bagnaia membandingkan kondisinya dengan musim sebelumnya. Ia merasa ada perbedaan signifikan dalam cara ia mengendalikan Desmosedici GP23 miliknya. “Saya tidak bisa mengambil tikungan seperti tahun lalu, saya tidak bisa mengerem seperti tahun lalu,” ungkapnya. Perasaan kehilangan kontrol inilah yang memaksa perubahan drastis pada gaya balapnya, dari yang agresif menjadi lebih berhati-hati.
Pembalap asal Italia ini juga menyoroti bahwa masalah ini bukan hanya terjadi di satu sirkuit saja, melainkan menjadi isu yang berulang. “Ini adalah masalah yang saya miliki dalam beberapa balapan terakhir,” akunya. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai akar permasalahan yang dihadapi Bagnaia dan tim Ducati, serta bagaimana mereka akan mengatasi krisis performa ini ke depannya.
Meskipun demikian, Bagnaia tetap berusaha untuk memaksimalkan hasil yang bisa diraih dalam situasi sulit ini. Ia bertekad untuk terus berjuang dan mencari solusi terbaik agar dapat kembali ke performa optimalnya. Dukungan dari tim Ducati Lenovo diharapkan dapat membantunya melewati masa-masa sulit ini dan kembali meraih hasil yang memuaskan di seri-seri MotoGP berikutnya.
