Saturday, 12 September 2026
BREAKING
EKONOMI

Bansos Jangka Panjang Picu Demotivasi: 4,5 Juta Penerima Lanjut Usia

Oleh Yohanes September 12, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Kementerian Sosial (Kemensos) melaporkan adanya indikasi fenomena demotivasi di kalangan penerima bantuan sosial (bansos). Temuan ini muncul setelah menelaah data penyaluran bantuan yang menunjukkan sebagian besar penerima telah menerima bansos dalam jangka waktu yang sangat panjang, bahkan melebihi lima tahun.

Data yang dihimpun Kemensos mengungkap bahwa sekitar 4,5 juta warga telah menjadi penerima bansos selama lebih dari lima tahun. Durasi penerimaan yang terlampau lama ini diduga menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan penurunan motivasi para penerima untuk berusaha mandiri dan keluar dari ketergantungan terhadap bantuan.

Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menyoroti fenomena ini sebagai sebuah tantangan serius yang perlu segera diatasi. Beliau menekankan bahwa tujuan utama dari penyaluran bansos adalah untuk memberikan dukungan sementara bagi mereka yang membutuhkan, bukan untuk menciptakan ketergantungan jangka panjang. “Ini yang kami khawatirkan, jangan sampai kemudian orang jadi malas karena sudah terlalu lama menerima bantuan,” ujar Risma dalam sebuah kesempatan.

Lebih lanjut, Risma menjelaskan bahwa program bansos dirancang sebagai jaring pengaman sosial yang sifatnya dinamis. Bantuan tersebut seharusnya mengalir kepada mereka yang benar-benar membutuhkan pada periode tertentu, dan secara bertahap berkurang seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi penerima. Namun, realitas di lapangan menunjukkan adanya penerima yang terus-menerus menerima bantuan tanpa adanya evaluasi berkala yang memadai.

Untuk mengatasi masalah demotivasi ini, Kemensos berencana untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap data penerima bansos. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi penerima yang sudah mampu secara ekonomi dan tidak lagi membutuhkan bantuan, serta memastikan bansos tersalurkan kepada pihak yang paling membutuhkan. Selain itu, Kemensos juga akan mengkaji ulang mekanisme penyaluran agar lebih efektif dalam mendorong kemandirian para penerima.

Strategi baru yang akan diterapkan meliputi pendampingan intensif bagi penerima bansos untuk membantu mereka mengembangkan keterampilan dan mencari peluang usaha. Dengan demikian, diharapkan para penerima dapat beralih dari status penerima bantuan menjadi individu yang mandiri dan produktif. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Kemensos untuk menciptakan sistem perlindungan sosial yang lebih berkelanjutan dan berdaya guna.

Bagikan: Facebook X WhatsApp