Friday, 11 September 2026
BREAKING
KESEHATAN

Pedoman Diet AS 2025-2030 Dikritik Abaikan Risiko Kesehatan Hati

Oleh Rini Widiyarti September 11, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Pedoman Diet Amerika Serikat untuk periode 2025-2030 menuai kritik tajam lantaran dinilai mengabaikan risiko kesehatan hati. Analisis terhadap pedoman tersebut menunjukkan bahwa beberapa rekomendasi, seperti peningkatan asupan protein total dan daging merah, justru berpotensi memicu penyakit perlemakan hati (steatotic liver disease) dan fibrosis.

Temuan ini bertolak belakang dengan komponen yang sebelumnya dihilangkan dari pedoman, padahal terbukti melindungi kesehatan hati. Komponen tersebut meliputi peningkatan konsumsi sayuran hijau, kacang-kacangan, makanan laut, serta protein nabati. Selain itu, pembatasan konsumsi alkohol yang lebih tegas juga dinilai penting untuk kesehatan organ vital ini.

Nicholas Dunn, seorang mahasiswa kedokteran di University of Missouri-Kansas, menyoroti dampak besar dari pesan peningkatan konsumsi protein. “Pesan untuk makan lebih banyak protein ini memberikan dampak besar pada pola makan orang,” ujarnya, mengindikasikan bagaimana rekomendasi tersebut dapat secara signifikan memengaruhi kebiasaan makan masyarakat.

Analisis yang dilakukan oleh tim peneliti, termasuk Dunn, ini mengungkapkan adanya potensi kontradiksi antara rekomendasi diet dan pemahaman ilmiah terkini mengenai kesehatan hati. Penekanan pada protein total, tanpa membedakan sumbernya, dikhawatirkan dapat mendorong konsumsi protein dari sumber yang kurang ramah hati, seperti daging merah.

Sementara itu, komponen yang dihilangkan dari pedoman sebelumnya, seperti anjuran untuk memperbanyak konsumsi makanan nabati dan ikan, justru memiliki korelasi kuat dengan pencegahan penyakit hati. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai prioritas dan pertimbangan yang digunakan dalam penyusunan pedoman diet terbaru.

Lebih lanjut, kritik juga diarahkan pada kurangnya penekanan yang memadai terhadap pembatasan konsumsi alkohol. Padahal, alkohol merupakan salah satu faktor risiko utama berbagai penyakit hati kronis, termasuk sirosis dan kanker hati.

Para kritikus berharap agar pedoman diet di masa mendatang dapat lebih selaras dengan bukti ilmiah terkini dan mempertimbangkan secara komprehensif dampak rekomendasi terhadap kesehatan organ, khususnya hati. Perubahan ini penting untuk memastikan pedoman diet benar-benar berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp