Friday, 11 September 2026
BREAKING
DUNIA

Rusia Fokus Serangan ke Kramatorsk dan Slovyansk, Warga Donbas Diminta Mengungsi

Oleh Rini Widiyarti September 11, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Kota-kota strategis di wilayah Donbas, Ukraina, yakni Kramatorsk dan Slovyansk, kini menjadi pusat serangan darat pasukan Rusia. Upaya Moskow untuk menguasai seluruh wilayah Donbas semakin intensif, mendorong otoritas Ukraina mengimbau warga untuk segera meninggalkan daerah tersebut demi keselamatan.

Situasi di kedua kota tersebut dilaporkan semakin genting seiring dengan peningkatan intensitas serangan Rusia. Sejak awal invasi, Donbas telah menjadi salah satu target utama Presiden Rusia Vladimir Putin. Pernyataan Putin pada 24 Februari 2022 lalu menegaskan tujuan untuk “demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina” serta melindungi penutur bahasa Rusia, yang diklaimnya menghadapi genosida.

Gubernur Donetsk, Pavlo Kyrylenko, secara eksplisit menyerukan kepada warga untuk segera mengungsi dari Kramatorsk dan Slovyansk. Kyrylenko menyatakan bahwa evakuasi ini sangat penting karena serangan Rusia terus meningkat. “Setiap hari, Rusia membunuh warga sipil,” tegas Kyrylenko, menekankan urgensi perintah evakuasi tersebut. Ia menambahkan bahwa evakuasi adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan nyawa.

Sebelumnya, pada 8 April 2022, sebuah serangan rudal menghantam stasiun kereta api Kramatorsk yang dipenuhi warga yang hendak mengungsi. Serangan tersebut menewaskan sedikitnya 57 orang dan melukai lebih dari 100 lainnya. Insiden tragis ini menjadi bukti nyata bahaya yang mengancam warga sipil di wilayah tersebut. Pihak Ukraina menuduh Rusia bertanggung jawab atas serangan tersebut, sementara Moskow membantah keterlibatannya.

Pasukan Rusia telah mengumpulkan kekuatan di wilayah timur Ukraina setelah gagal merebut ibu kota Kyiv. Kini, fokus utama operasi militer Rusia tertuju pada penguasaan penuh wilayah Donbas, yang terdiri dari Provinsi Donetsk dan Luhansk. Penguasaan atas kedua provinsi ini akan menjadi kemenangan strategis bagi Rusia dan memenuhi sebagian dari tujuan yang dicanangkan dalam invasi mereka.

Ancaman serangan yang terus-menerus memaksa ribuan warga untuk meninggalkan rumah mereka. Sebagian besar pengungsi dari wilayah timur mencari perlindungan di bagian barat Ukraina yang relatif lebih aman. Namun, dengan semakin luasnya jangkauan serangan Rusia, tidak ada wilayah di Ukraina yang sepenuhnya terbebas dari ancaman konflik.

Bagikan: Facebook X WhatsApp