Pembalap MotoGP asal Spanyol, Alex Rins, dipastikan tidak akan melanjutkan kariernya di ajang World Superbike (WorldSBK) musim depan. Keputusan ini diambil setelah Rins menolak tawaran yang datang kepadanya, dan justru memberi sinyal adanya sebuah “proyek yang sangat menarik” yang akan ia jalani.
Keputusan Rins untuk tidak turun di WorldSBK sekaligus mengkonfirmasi bahwa ia akan “berhenti dengan dua roda,” sebuah pernyataan yang menyiratkan akhir dari karier balapnya di lintasan yang selama ini digelutinya. Sebelumnya, kabar kepindahan Rins ke WorldSBK sempat menguat setelah ia dipastikan tidak lagi membalap untuk tim LCR Honda di MotoGP.
Meskipun demikian, Rins enggan merinci lebih jauh mengenai proyek baru yang ia sebutkan. Ia hanya memberikan sedikit bocoran saat diwawancarai oleh media. “Saya rasa ini adalah sesuatu yang sangat menarik, dan saya tidak bisa membicarakannya sekarang,” ujar Rins, seperti dikutip dari Motorsport.com. Pernyataannya ini menimbulkan rasa penasaran publik mengenai langkah selanjutnya dalam karier pembalap berusia 28 tahun tersebut.
Tawaran dari tim WorldSBK memang sempat datang menghampiri Alex Rins. Namun, ia menegaskan bahwa fokusnya saat ini bukan lagi pada kompetisi balap motor di level profesional. “Saya rasa saya akan berhenti dengan dua roda,” tegasnya, mengindikasikan perubahan arah karier yang signifikan.
Keputusan Rins untuk mengakhiri kiprahnya di dunia balap motor profesional cukup mengejutkan, mengingat usianya yang masih relatif muda. Sepanjang kariernya di MotoGP, Rins telah mencatatkan beberapa kemenangan impresif, termasuk tiga kemenangan bersama Suzuki pada musim 2020 yang menjadikannya salah satu pembalap papan atas. Ia juga dikenal sebagai pembalap yang tangguh dan seringkali mampu memberikan perlawanan sengit.
Meskipun begitu, Rins tampak telah memantapkan hatinya untuk menjajaki jalan baru. Proyek misterius yang ia sebutkan ini diharapkan dapat segera terungkap dan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai masa depan Alex Rins setelah meninggalkan panggung MotoGP dan WorldSBK.
