Wednesday, 9 September 2026
BREAKING
DUNIA

Gara-gara Kekhawatiran Hak Cipta, Gedung Putih Hapus Game ‘Build The Wall’

Oleh Rini Widiyarti September 9, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Gedung Putih terpaksa menarik kembali permainan daring bernama ‘Build The Wall’ menyusul adanya kekhawatiran terkait pelanggaran hak cipta. Permainan yang menampilkan gaya visual mirip Tetris ini menjadi sorotan setelah The Tetris Company menyatakan ketidaksetujuannya.

The Tetris Company, pemegang hak cipta resmi permainan legendaris Tetris, menegaskan bahwa mereka tidak memiliki keterlibatan apa pun dengan game ‘Build The Wall’. Pernyataan resmi dari perusahaan tersebut menekankan bahwa mereka sangat serius dalam menangani setiap bentuk pelanggaran hak cipta.

Permainan ‘Build The Wall’ ini sebelumnya diunggah ke situs web Gedung Putih pada 26 Juli 2020. Dalam permainan tersebut, pemain ditugaskan untuk menyusun balok-balok yang jatuh untuk membangun tembok, sebuah mekanisme yang sangat mirip dengan cara bermain Tetris. Konsep ini tampaknya menjadi inti dari masalah hak cipta yang muncul.

Meski Gedung Putih belum memberikan pernyataan resmi mengenai alasan spesifik penarikan permainan tersebut, respons dari The Tetris Company menjadi indikasi kuat. Perusahaan yang berbasis di Tokyo ini dikenal agresif dalam melindungi kekayaan intelektual mereka. Mereka selalu mengambil langkah tegas terhadap pihak-pihak yang dianggap menggunakan elemen Tetris tanpa izin.

Penarikan game ini menunjukkan betapa pentingnya kepatuhan terhadap hak cipta dalam ranah digital, bahkan bagi institusi sebesar Gedung Putih. Kasus ini menjadi pengingat bagi pengembang game dan pembuat konten daring untuk selalu menghormati hak kekayaan intelektual pihak lain guna menghindari masalah hukum di kemudian hari.

Bagikan: Facebook X WhatsApp