Sebanyak sebelas gunung api aktif di Indonesia tercatat mengalami erupsi sepanjang tahun 2026. Dari jumlah tersebut, lima di antaranya berstatus siaga, sementara enam lainnya berada dalam tingkat kewaspadaan.
Data ini menyoroti aktivitas vulkanik yang signifikan di tanah air selama periode tersebut. Para ahli vulkanologi mengimbau masyarakat untuk senantiasa memantau informasi resmi terkait potensi bahaya letusan gunung api yang dikeluarkan oleh pihak berwenang.
Peringatan dini dan pemantauan berkelanjutan menjadi kunci utama dalam mitigasi risiko bencana letusan gunung api. Pemerintah melalui lembaga terkait terus berupaya memberikan informasi terkini untuk menjaga keselamatan warga yang berada di sekitar zona rawan bencana.
