Tuesday, 8 September 2026
BREAKING
BERITA

Potensi Erupsi Susulan Gunung Anak Krakatau Disebut Alami dan Terus Dipantau

Oleh Emanuel September 8, 2026 31 minutes lalu 0 komentar

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya, memunculkan kekhawatiran akan potensi erupsi susulan. Menurut para ahli, fenomena ini merupakan bagian dari siklus alamiah gunung berapi yang terus aktif tersebut. Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau di Pulau Sebesi, Lampung Selatan, mencatat bahwa terjadi peningkatan aktivitas kegempaan. Data per 23 Mei 2024 menunjukkan adanya 5 kali gempa letusan, 1 kali gempa embusan, dan 1 kali gempa tektonik lokal. Selain itu, teramati pula 1 kali sinar api di puncak kawah, dengan tinggi kolom asap erupsi mencapai sekitar 100 meter di atas puncak, berwarna kelabu dengan intensitas tebal.

PVMBG juga melaporkan adanya hembusan asap kawah yang terus menerus, berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang, serta tinggi kolom asap sekitar 50 hingga 100 meter di atas puncak. Gema suara letusan tercatat sebanyak 3 kali dengan intensitas lemah hingga sedang.

Menanggapi potensi erupsi susulan, Kepala PVMBG, Hendra Gunawan, menekankan bahwa hal tersebut merupakan proses alamiah. “Secara alamiah, Gunung Anak Krakatau memang berpotensi mengalami erupsi susulan,” ujar Hendra Gunawan. Ia menambahkan bahwa masyarakat dan nelayan diimbau untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif.

Hendra Gunawan juga mengingatkan agar masyarakat di wilayah pesisir pantai agar tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Anak Krakatau yang tidak jelas sumbernya. “Tetap waspada dan terus pantau informasi resmi dari PVMBG,” pesannya. Hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat aktivitas vulkanik tersebut. Aktivitas pemantauan terus dilakukan secara intensif oleh tim PVMBG untuk meminimalkan risiko dan memberikan informasi terkini kepada publik.

Bagikan: Facebook X WhatsApp